Pembahasan tentang “Terlahir di Surga membawa karma” 关于带业往生

wenda20111202  46:15 

Pendengar wanita: Ada pepatah yang disebut “Terlahir di Surga membawa karma”, menginginkan terlahir di Alam Sukhavati. Pencapaian tingkat pembinaan yang bagaimana baru termasuk pengikisan karma relatif lebih ringan? Apakah ada kinerja khusus? Mencapai tingkat pembinaan yang bagaimana baru bisa terlahir di Surga dengan membawa karma?

Master menjawab: Tidak mudah terlahir di Surga dengan membawa karma, jangankan membawa karma berat, membawa karma ringan pun belum tentu bisa naik ke surga. Karena keseluruhan aura orang sekarang ini  tidaklah baik, maka sulit untuk naik.  Karma apa yang termasuk berat dan ringan?  Kata “karma” dalam kalimat “terlahir di surga membawa karma” adalah: hari ini saya sudah mengerti, dengan melepaskan segala keburukan/kejahatan dan mencapai penerangan sempurna. Bukan berarti segera mencapai penerangan sempurna, namun saya tidak akan memupuk karma mulai dari sekarang dan seterusnya.

Karma masa lalu sedang dihapus, jenis karma ini memiliki kesempatan untuk “terlahir di Surga membawa karma”. Tidak boleh menciptakan karma baru, jika Anda menciptakan karma baru, maka jangan berharap bisa terlahir di Surga pada kehidupan ini. (Ya, dengan adanya kata-kata Master ini, saya memiliki keyakinan.) Mulai dari sekarang kita jangan pernah melakukan perbuatan buruk, selamanya tidak menciptakan karma, dan selalu mengikis karma yang kita perbuat di masa lalu…. seperti selembar kertas yang mungkin tidak terhapus dengan sangat bersih, inilah yang dimaksud dengan karma yang dibawa. Bukan berarti barusan melakukan perbuatan jahat, telah membunuh orang, lalu langsung mengatakan : saya tidak akan lakukan lagi, saya ingin terlahir di Alam Sukhavati…”Di kehidupan berikutnya pun jangan berharap (jikalau begitu, maka benar-benar tidak ada hukum karma lagi). Ada orang yang sama sekali tidak memahami kebenaran , mengira melakukan perbuatan jahat hingga akhir hayat, lalu dengan melafalkan  “Buddha Amitabha”, maka dapat terlahir di Alam Surga, apakah mungkin? (ya benar)