Menekuni Ajaran Buddha Dharma & Naik ke Surga 学佛与上天的问题
Tanya Jawab Seputar Dharma
Tanya [28]: Master Lu, apakah tujuan kami menekuni Ajaran Buddha Dharma harus naik ke Alam Surga? Dapatkah kami membina diri dan kembali sebagai manusia di kehidupan berikutnya?
Jawab [28]:
- Ketika seseorang membina diri dengan tujuan untuk naik ke Alam Surga, maka orang tersebut sudah memiliki pandangan yang lebih jauh dan luas, selain itu dengan memiliki tekad seperti ini bisa membantu meningkatkan tingkat kesadaran diri sendiri.
- Bila seseorang merasa cukup senang dan puas menjalani kehidupan di dunia ini, walaupun sedikit menderita juga tidak apa-apa, dan bersedia untuk terlahir kembali sebagai manusia, maka sesungguhnya orang ini tidak peka dan terbuka kesadarannya atas kebenaran hidup.
- Pertama-tama kita harus memiliki tujuan untuk mencapai tingkat kesadaran sempurna dan kesempurnaan. Karena ada sebagian orang yang tidak memahami apa itu kesempurnaan, maka mereka tidak akan mengejar kesempurnaan itu sendiri. Jika Anda merasa terlahir sebagai manusia adalah sesuatu yang baik, berarti Anda sama seperti seorang ibu tua yang hidup di desa, yang dari kecil sampai dewasa hanya bisa bercocok tanam, lalu menikah dan punya anak, namun sampai akhir hayatnya dia masih tidak tahu apa itu Surga, maka di kehidupan berikutnya dia masih akan terlahir kembali di Alam Manusia.
- Hanya dengan memiliki tujuan yang tinggi, kita baru bisa mencapai tingkatan yang lebih tinggi. Ini sama seperti sewaktu Anda bermimpi indah di tempat yang penuh dengan kebahagiaan, setelah terbangun Anda tetap tidak akan bisa melupakannya. Namun bila seseorang belum mencapai tingkat kesadaran tertentu, maka dia tidak akan berpikir untuk mengejar hal ini. Hanya dengan meningkatkan tingkat kesadaran diri, kita baru bisa menyadari keuntungan terlahir ke Alam Surga.
- Tetapi jika ingin naik ke Surga, maka juga harus menjadi orang yang sangat baik. Banyak orang yang ingin naik ke Surga, tetapi ia tidak membina dirinya dengan baik atau tidak melakukan cukup banyak kebajikan semasa hidupnya, maka dia tidak akan bisa terlahir di alam yang lebih tinggi. Anda perlu membina diri dan mencapai tingkat kesadaran tertentu, baru terlahir di Alam Surga atau Alam lain yang lebih tinggi.

