Membina pikiran harus fokus pada satu Pintu Dharma, harus tekun dan sepenuh hati 修心要一门精进, 一心一意
wenda20150626 45:59
Pendengar wanita: Baru-baru ini saya bertemu rintangan iblis dalam membina pikiran, berbagai gambaran selalu muncul di benak saya. Saya tidak tahu apakah itu yang saya bayangkan, tentang langit dan bumi, semuanya ada. Saya juga punya banyak mimpi yang memberi pertanda, terkadang saya sangat bingung, dan saya sering memimpikan Master. Master, saya tidak tahu bagaimana mengungkapkannya. Intinya, saya merasa banyak rintangan iblis akhir-akhir ini, saya tidak tahu harus berbuat apa. Mohon Master memberi wejangan kepada saya, saya ada sedikit takut.
Master menjawab: Saya sudah memberitahu kalian… itulah mengapa saya menyuruh kalian semua orang…… aduh di sini belajar sedikit dan di sana belajar sedikit. Saya beri tahu kalian untuk tidak belajar sembarangan. Jika ada Master, maka ikuti Master saja. Jika tidak ada master, Anda baru belajar sembarang, apakah Anda mengerti? (Mengerti) aduh, kalian anak-anak ini, sungguh..! Tanpa Master, banyak orang akan bingung dan tersesat. Baik-baiklah lafalkan paritta, jangan pikirkan apapun, jangan baca buku apapun. Banyak orang berkata “Oh, saya mempelajarinya, paritta ini bagus, paritta itu juga bagus …” Bukankah pada akhirnya Anda akan kacau setelah membacanya? Jangan kacau, kekacauan disebut kebingungan dan stress. Jadi, membina pikiran harus fokus pada satu pintu Dharma, harus tekun dan sepenuh hati, apakah Anda mengerti? (Sudah mengerti. Master, bolehkah Anda memberikan saya beberapa kata wejangan? Saya pikir saya benar-benar membutuhkan Anda …) Sudahlah, jangan terlalu egois. Beri waktu kepada orang lain. Anda bekerja keras dengan sungguh-sungguh, perbaiki tabiat buruk sudah cukup (Baik Master, saya akan memperbaiki tabiat buruk saya, terima kasih Master) Tidak ada kemajuan! Bukankah Anda ini tidak ada kemajuan? ! (Saya salah, saya mohon maaf!) Anda ingatlah, Anda harus belajar bagaimana memperbaikinya di masa depan, karena kita manusia… terkadang kita sendiri benar-benar tidak dapat mengendalikan diri kita sendiri, karena meskipun Anda duduk di sana dan bermeditasi, pikiran Anda akan keluar. Nah, sudahlah, jangan memikirkannya (Terima kasih Master, Master harus jaga kesehatan tubuh) Sampai jumpa!
修心要一门精进, 一心一意


