Kesabaran dan keteguhan adalah kekuatan konsentrasi, memiliki kekuatan konsentrasi baru dapat memiliki kebijaksanaan 耐心和恒心是定力, 有定力才会有智慧
Wenda20180216 01:12:57
Pendengar wanita: Di dalam pertemuan antara umat se-Dharma, Master berkata, “Kesabaran dan keteguhan adalah dasar dari kebijaksanaan.” Apakah kesabaran dan keteguhan ini merupakan kekuatan konsentrasi? Apakah dengan memiliki kekuatan konsentrasi maka akan memiliki kebijaksanaan?
Master menjawab: Betul. Kesabaran merujuk pada hal di dunia, dan keteguhan hati telah melampaui kesabaran orang biasa. Keteguhan hati adalah memiliki sebuah cita-cita, konsep, ambisi, impian, dan kekuatan tekad di dalamnya, maka akan terlahir keteguhan hati. “Saya harus melakukan sesuatu di hari ini. Saya harus membina diri hingga mencapai ke langit dan menjadi Bodhisattva, saya memiliki keteguhan hati.”
Tekun dalam melakukan suatu hal adalah keteguhan. (Sebagian teman se-Dharma yang sewaktu kecil, mereka tidak dapat tekun dalam melakukan suatu hal, tidak berlangsung lama. Namun mereka tekun dalam hal melafalkan paritta dan membabarkan Dharma, apakah mereka juga diutuskan untuk turun ke dunia?) Tentu saja, pasti (banyak teman se-Dharma seperti ini) Benar.
Dulunya tidak memiliki keteguhan dalam banyak hal, dan melakukan suatu hal pun tidak berlangsung lama. Begitu setelah melafalkan paritta dan belajar Buddha Dharma, telah mengikuti Master selama enam atau tujuh tahun adapun yang tujuh atau delapan tahun hingga saat ini. Semakin baik dalam membina diri, karena dia telah memperoleh suka cita Dharma dan kegembiraan yang tiada batas.


