Jika percaya maka ada, jika tidak percaya maka tidak ada; Memaafkan orang lain, diri sendiri baru bisa terbebaskan 信则有, 不信则无;原谅别人, 自己才能解脱
Wenda20181118A 31:20
Wejangan Master : Seseorang jika dia percaya, maka akan ada, jika tidak percaya maka tidak ada. Jika Anda percaya, maka Bodhisattva akan memberkati Anda; Jika Anda tidak percaya, maka Bodhisattva juga tidak dapat memberkati Anda. Kita semuanya berada di lautan penderitaan, ada satu orang berkata, “Saya ingin menyelamatkanmu.”
Dia membawakan sebuah perahu, jika Anda tidak ingin naik ke atas perahu, maka Anda mungkin tidak dapat terselamatkan. Anda curiga bahwa perahu ini tidak menuju ke tempat yang baik, sehingga Anda tidak mau naik ke atas perahu, akhirnya Anda mati tenggelam, benar? Jika Anda percaya, Anda mungkin telah naik ke atas kapal Dharma ini.
Oleh karena itu, pertama-tama harus percaya, sehingga baru akan ada kekuatan tekad. Dengan adanya kekuatan tekad, baru akan ada perbuatan— kepercayaan, tekad dan perilaku. Belajar Buddha Dharma yang sesungguhnya adalah mengosongkan diri sendiri, melepaskan diri sendiri, dan mengikuti jodoh. Hidup di dunia ini, jika Anda tidak bisa memaafkan orang lain, maka hasil akhirnya Anda juga akan sangat menderita. Kita harus bisa memaafkan orang lain. Memaafkan orang lain terlebih dahulu adalah membebaskan diri sendiri. Jika Anda tidak bisa memaafkan orang lain, Anda seumur hidupnya tidak akan bisa terbebaskan.

