Apakah Perlu Terus Membuat Xiao Fang Zi 有关是否需要一直念小房子的问题

Tanya Jawab Seputar Dharma

Tanya [95]: Halo, Master Lu, saya adalah seorang pemula, mohon tanya saat saya sudah mulai melafalkan Xiao Fang Zi, apakah saya harus melafalkannya selamanya?

Jawab [95]:

  • Xiao Fang Zi adalah sebuah pusaka besar yang diberikan oleh Guan Shi Yin Pu Sa kepada kita di periode akhir Dharma ini untuk mendoakan arwah asing ke alam yang lebih baik dan menghapuskan karma buruk kita.
  • Seseorang yang masih berada dalam siklus tumimbal lahir di 6 alam, memiliki banyak karma buruk, dan karma buruk ini bagaikan bayangan yang selalu mengikuti kita, walaupun kita terlahir di kehidupan lain dan sudah berganti raga, tetap saja kita membawa berbagai karma buruk kita dari kehidupan sebelumnya dan akan menerima balasannya di kehidupan ini. Inilah mengapa begitu kita dilahirkan, nasib kita sudah bisa diramalkan dengan tepat oleh peramal ahli. Hutang karma kita di kehidupan lalu, akan dibayar di kehidupan ini, bukannya tidak dibalas, tetapi waktunya belum tiba. Sampai saat yang ditentukan dalam takdir kita, akan muncul bencana dan penyakit yang harus kita hadapi, itulah saat yang ditentukan bagi penagih hutang karma kita dari kehidupan sebelumnya datang menagih hutangnya.
  • Seseorang yang baru saja mulai membina pikiran dan melafalkan paritta, seringkali akan memimpikan penagih hutang karmanya, atau bisa mengetahui bencana yang akan dihadapi di masa mendatang, sebenarnya ini adalah tanda bahwa kita harus membayar hutang karma kita secepatnya. Semua yang bisa datang menghampiri kita, adalah jodoh di kehidupan lalu atau arwah yang sudah mendapatkan ijin dari Alam Akhirat untuk mendatangi kita, biasanya jika tidak memiliki jodoh dengan kita, arwah atau penagih hutang lainnya tidak akan datang mencari kita, dan Xiao Fang Zi adalah cara yang paling ampuh untuk membayar hutang karma, Xiao Fang Zi di Alam Akhirat adalah mata uang bernilai besar, bila arwah mendapatkan kekuatan dari Xiao Fang Zi, dia bisa pergi ke alam yang lebih baik, biasanya jika memimpikan penagih hutang karma, maka sebaiknya bisa melafalkan 7 lembar Xiao Fang Zi bagi penagih hutang karma diri sendiri.
  • Banyaknya penagih hutang karma setiap orang tidak sama tergantung dari kekuatan karma setiap orang yang berbeda-beda. Jika seseorang memiliki karma buruk yang berat, memiliki hutang karma yang besar, maka tentunya dia perlu melafalkan banyak Xiao Fang Zi, bahkan jika menderita penyakit berat, biasanya disebabkan oleh karma buruk yang sangat besar, harus melafalkan banyak Xiao Fang Zi dalam waktu yang singkat; jika karma buruknya ringan, hutang karmanya sedikit, maka Xiao Fang Zi yang dilafalkan akan lebih sedikit atau mungkin penagih hutang karmanya tidak akan terlalu mendesak. Namun bagaimana pun juga, seumur hidup ini, kita perlu terus-menerus melunasi hutang karma kita.
  • Melafalkan Xiao Fang Zi, tidak hanya untuk menolong diri sendiri dan mengubah nasib, tetapi juga untuk mendoakan arwah sanak keluarga yang sudah meninggal agar bisa pergi ke alam yang lebih baik, selain itu, membantu melafalkan paritta untuk orang lain bisa menghindarkannya dari petaka, juga merupakan suatu jasa kebajikan. Jasa kebajikan bisa menghapus karma buruk kita, seseorang yang memiliki jasa kebajikan yang besar akan tetap selamat dan terhindarkan dari berbagai malapetaka dan bencana di zaman periode akhir Dharma ini.
  • Sekarang Guan Shi Yin Pu Sa sudah memberikan pusaka yang luar biasa ini kepada kita, memberikan kesempatan pada kita untuk mengubah nasib kita, dengan membayar hutang karma kita bisa terhindarkan dari malapetaka, mau atau tidak menggunakannya, semuanya kembali lagi pada diri Anda sendiri. Jika berhutang harus dilunasi, ini adalah aturan baku atau pasti. Hanya saja bersedia atau tidaknya membayar hutang ini, antara memilih membayar hutang lalu terhindar dari bencana, atau memilih tidak membayar hutang dan menerima balasan karmanya, ini semua kembali lagi pada pilihan pribadi masing-masing.
  • Menekuni Ajaran Buddha Dharma, melafalkan paritta, membina diri dan membina pikiran adalah hal yang harus dilakukan seumur hidup, bukan untuk sementara. Jika hanya demi menyelesaikan suatu masalah, seseorang baru menjalani pembinaan pikiran dan melafalkan paritta, namun tidak melakukannya terus-menerus, maka tunggu sampai kesulitan berikutnya muncul, dia tidak akan bisa melakukan apapun dan hanya bisa menerima nasib. Selain itu, orang yang hanya berdoa saat terdesak, sulit untuk menerima perlindungan dan berkat dari Bodhisattva dalam jangka panjang.