{"id":879,"date":"2021-05-03T17:05:52","date_gmt":"2021-05-03T10:05:52","guid":{"rendered":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/?p=879"},"modified":"2021-05-04T20:49:30","modified_gmt":"2021-05-04T13:49:30","slug":"yuan-liao-fan-telah-memberi-contoh-kepada-semua-orang-bahwa-melalui-belajar-buddha-dharma-dapat-mengubah-takdirnya-beliau-sekarang-sudah-menjadi-bodhisattva-%e8%a2%81%e4%ba%86%e5%87%a1%e9%80%9a","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/yuan-liao-fan-telah-memberi-contoh-kepada-semua-orang-bahwa-melalui-belajar-buddha-dharma-dapat-mengubah-takdirnya-beliau-sekarang-sudah-menjadi-bodhisattva-%e8%a2%81%e4%ba%86%e5%87%a1%e9%80%9a\/","title":{"rendered":"Yuan Liao Fan telah memberi contoh kepada semua orang bahwa melalui belajar Buddha Dharma dapat mengubah takdirnya, Beliau sekarang sudah menjadi Bodhisattva \u8881\u4e86\u51e1\u901a\u8fc7\u5b66\u4f5b\u6539\u53d8\u547d\u8fd0\u7ed9\u4e16\u4eba\u505a\u699c\u6837\uff0c\u73b0\u5df2\u6210\u4e3a\u83e9\u8428"},"content":{"rendered":"\n<p>Shuohua20171110 23:53<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pendengar pria:<\/strong> Master,&nbsp; saya ingin bertanya tentang &#8220;Liao Fan Si Xun&#8221;. Anda juga pernah memberikan contoh tentang Yuan Liao Fan,&nbsp; mengubah takdirnya melalui belajar Buddha Dharma dan membina diri. Orang seperti Yuan Liao Fan ini, beliau telah memberi pengaruh besar pada generasi masa depan dan semua orang, yaitu memberi tahu kita bahwa takdir diciptakan oleh diri sendiri, melalui belajar Buddha Dharma dan membina diri dapat mengubah takdir. Apakah orang seperti Yuan Liao Fan ini sudah menjadi Bodhisattwa (Pu Sa)?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Master menjawab:<\/strong> Ya, itu pasti. Beliau sudah menjadi Pu Sa (Bagus sekali!) Teladannya ini telah menyebar ke seluruh negeri (ya, benar) dan terus tersebar ke generasi-generasi berikutnya. Sebenarnya, beliau telah meneruskan ke kita sebuah &#8220;hou de&#8211;pahala yang diperoleh&#8221;. Jadi ada istilah yang disebut &#8220;hou de zhi-kebijaksanaan yang diperoleh kemudian&#8221;, jika generasi berikutnya memiliki kebijaksanaan, jiwa asli Anda di langit akan naik semakin tinggi. Ini yang seperti kita katakan, setelah buku Anda diterbitkan, akan ada versi dan hak ciptanya. Misalnya, banyak orang yang kakeknya telah meninggal dunia, dan cucunya masih menerima imbalan hak cipta (royalti) dari kakeknya, apakah Anda mengerti sekarang? Itulah logikanya (sudah mengerti. Master, jadi Yuan Liao Fan sudah menjadi Bodhisattva?) Ya, Beliau ada di langit. Jasa kebajikannya sangat besar, karena semua orang tahu tentang kisah Yuan Liao Fan (Apakah beliau adalah Bodhisattva yang sudah terbebas dari Enam Alam Reinkarnasi?) Itu sudah pasti (Bagus sekali), Beliau pasti sudah terbebaskan. Beliau mengubah takdirnya secara langsung di kehidupan itu juga&nbsp; Awalnya beliau diramal tidak memiliki anak, dan akhirnya dia memiliki anak. Beliau diramal tidak berumur panjang, bukankah dia dapat hidup begitu lama? (Ya, itu benar) Dia telah memberi teladan bagi orang, apa itu membina pikiran? Membina pikiran adalah mengubah dan memperbaiki semua kebiasaan buruk, ucapan, dan perilaku psikologis Anda. Setelah perubahan, Anda akan segera mencapai tingkat kebuddhaan. Contoh beliau ini adalah melepaskan kemelekatan dan segera menjadi Buddha (sudah mengerti, Master, Anda berkata dengan baik)<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-audio\"><audio controls src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/Shuohua20171110-2353.mp3\"><\/audio><figcaption>Shuohua20171110 23:53 &#8211; Yuan Liao Fan telah memberi contoh kepada semua orang bahwa melalui belajar Buddha Dharma dapat mengubah takdirnya, Beliau sekarang sudah menjadi Bodhisattva <br>\u8881\u4e86\u51e1\u901a\u8fc7\u5b66\u4f5b\u6539\u53d8\u547d\u8fd0\u7ed9\u4e16\u4eba\u505a\u699c\u6837\uff0c\u73b0\u5df2\u6210\u4e3a\u83e9\u8428 <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"720\" height=\"910\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-21.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-880\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-21.png 720w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-21-237x300.png 237w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"720\" height=\"370\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-22.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-881\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-22.png 720w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-22-300x154.png 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Shuohua20171110 23:53 Pendengar pria: Master,&nbsp; saya ingin bertanya tentang &#8220;Liao Fan Si Xun&#8221;. Anda juga<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[267,122,256,248,289,269,255,124,290],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/879"}],"collection":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=879"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/879\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1150,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/879\/revisions\/1150"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=879"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=879"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=879"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}