{"id":8175,"date":"2021-09-27T13:06:05","date_gmt":"2021-09-27T06:06:05","guid":{"rendered":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/?p=8175"},"modified":"2021-09-27T13:06:07","modified_gmt":"2021-09-27T06:06:07","slug":"perihal-pasang-dupa-pertama-menyambut-tahun-baru-imlek-%e6%9c%89%e5%85%b3%e8%bf%87%e5%b9%b4%e4%b8%8a%e5%a4%b4%e9%a6%99%e7%9a%84%e9%97%ae%e9%a2%98","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/perihal-pasang-dupa-pertama-menyambut-tahun-baru-imlek-%e6%9c%89%e5%85%b3%e8%bf%87%e5%b9%b4%e4%b8%8a%e5%a4%b4%e9%a6%99%e7%9a%84%e9%97%ae%e9%a2%98\/","title":{"rendered":"Perihal Pasang Dupa Pertama Menyambut Tahun Baru Imlek \u6709\u5173\u8fc7\u5e74\u4e0a\u5934\u9999\u7684\u95ee\u9898"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wenda20121116&nbsp; 17:46&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Penelepon Wanita:<\/strong>&nbsp; Adat kebiasaan kami di sini memasang dupa Pertama di Hari Tahun Baru Imlek biasanya mulai dari jam 22:30 malam,&nbsp;bolehkah kami memasangnya di jam 24:00?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Master Menjawab:<\/strong> Boleh. Sebenarnya jam 22:30&nbsp;bukan dupa pertama. Contoh sederhana, perkiraan tanggal persalinan anak 10 bulan, anaknya belum lahir dapatkah dihitung sudah lahir? Sama juga, waktunya belum tiba, bagaimana bisa dinamakan \u201cDupa Pertama\u201d? Ketika waktu baru saja tiba maka baru dinamakan Pertama (Setelah lewat jam 24:00 baru memasang dupa) betul.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201c\u5934\u5934\u9999 (Tou Tou Xiang) Dupa Paling Pertama\u201d setelah lewat jam 24:00 baru pasang, \u201cDupa Pertama\u201d adalah sepanjang Imlek Hari Pertama&nbsp; dinamakan pasang dupa pertama. \u5934\u5934\u9999 (Tou Tou Xiang) Dupapaling Pertama sangat bagus, saat dimana para Bodhisattva dan Pejabat Langit semuanya akan datang, kekuatan berkat yang sangat hebat, jadi saat itu siapa yang berada di depan, permohonan dapat terkabulkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sepanjang imlek hari pertama, hari tersebut dinamakan Dupa Pertama, ada keberadaan Bodhisattva, juga sangat baik. Waktunya belum tiba, Anda masih dalam kategori memasang dupa akhir tahun, masih dalam konteks dupa akhir tahun. Dupa pertama adalah dupa tahun baru, ketika bel berbunyi di hari pertama tahun baru imlek baru dinamakan dupa pertama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada malam imlek tersebut bukan sebagai dupa pertama, itu sama halnya dengan malam Pesta menyambut Tahun Baru Kalender (apakah setiap anggota keluarga perlu masing-masing memasangkan dupa pada saat pasang dupa pertama?) tidak perlu setiap orang memasang, semua orang bersembah sujud secara bersamaan juga tidak apa-apa. Umpamanya altar di rumah Anda kecil, setelah waktunya tiba, setiap orang memegang satu batang dupa dan menyulutnya, lalu semuanya bersama-sama sembah sujud, bukankah sangat baik?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(apakah setelah pasang dupa boleh menyalakan petasan) Menyalakan petasan memiliki dua arti: dapat dibakar lebih awal untuk meninggalkan tahun lama; untuk menyambut Tahun Baru maka setelah lewat waktunya baru di bakar (apakah boleh dibagi 2 kali dalam menyalakan?) boleh saja. Anda membakarnya di jam 23:00 adalah semacam meninggalkan tahun lama; setelah lewat waktunya maka adalah untuk menyambut Tahun Baru.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"622\" height=\"912\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-319.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-8185\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-319.png 622w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-319-205x300.png 205w\" sizes=\"auto, (max-width: 622px) 100vw, 622px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"624\" height=\"741\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-318.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-8183\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-318.png 624w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-318-253x300.png 253w\" sizes=\"auto, (max-width: 624px) 100vw, 624px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wenda20121116&nbsp; 17:46&nbsp;&nbsp; Penelepon Wanita:&nbsp; Adat kebiasaan kami di sini memasang dupa Pertama di Hari Tahun<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[3134,3090],"class_list":["post-8175","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tanya-jawab-master-lu","tag-perihal-pasang-dupa-pertama-menyambut-tahun-baru-imlek","tag-3090"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8175","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8175"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8175\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8195,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8175\/revisions\/8195"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8175"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8175"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8175"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}