{"id":7266,"date":"2021-09-14T11:12:12","date_gmt":"2021-09-14T04:12:12","guid":{"rendered":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/?p=7266"},"modified":"2021-09-15T20:46:32","modified_gmt":"2021-09-15T13:46:32","slug":"bodhisattva-naga-memberi-wejangan-%e9%be%99%e7%8e%8b%e8%8f%a9-%e8%90%a8%e5%bc%80%e7%a4%ba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/bodhisattva-naga-memberi-wejangan-%e9%be%99%e7%8e%8b%e8%8f%a9-%e8%90%a8%e5%bc%80%e7%a4%ba\/","title":{"rendered":"Bodhisattva Naga memberi wejangan \u9f99\u738b\u83e9 \u8428\u5f00\u793a :"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wenda20181021A&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSekarang zaman akhir kemerosotan Dharma, bencana tiada hentinya, makhluk air juga terus berteriak menderita. Hati manusia hanya memikirkan nafsu keinginan dan menikmati hiburan, tidak mempedulikan hidup dan mati para makhluk. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saya (Bodhisattva Naga) bisa bertemu dan bisa mendapatkan berkat dari Bodhisattva untuk memberikan wejangan kepada para makhluk hidup, sangat bersyukur, berharap semua murid-murid Buddha, kalian bisa menasehati orang-orang sekitar dan keluarga beserta teman-temanmu, jangan melakukan pembunuhan lagi, balasan karma benar-benar tak terbayangkan! <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Siapapun mempunyai ibu, siapapun tahu sakit, jika memotong lengan kalian, bagaimana perasaan kalian? Memakan kaki kalian, bagaimana perasaan kalian? Jangan melakukan kesalahan lagi, benar-benar tidak mengerti, balasan karma seperti ini sangatlah menyedihkan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Makhluk hidup di alam air banyak dan memiliki roh, mereka sangat agresif dan memiliki sifat menyerang yang sangat kuat, kalian memakan satu dari mereka, mereka akan bergabung untuk membalas dendam, sangat mengerikan! <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masih ada orang memancing ikan untuk dijadikan sebagai kesenangan, buat bermain, benar-benar tidak ada kerjaan, mereka tidak tahu apa-apa. Janganlah membunuh, kalian melihat ikan waktu sisiknya dikeruk merasa kasihan tidak? <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apakah hanya ketika diri sendiri sudah masuk ke alam neraka baru bisa merasakan kesakitannya? Sekarang berbuat dulu, urusannya belakangan? <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan bodoh lagi, jika balasan karmanya datang kamu baru mengertinya. Suatu saat ketika kamu sudah kehilangan satu lengan atau kaki, kamu baru mengerti ketidaknyamanannya!&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Betapa baiknya bervegetarian, berdampak positif bagi para makhluk hidup dan bisa melindungi diri sendiri, hal yang sungguh baik, mengapa harus membunuh dan menangkap ikan baru bisa makan dengan berasa nikmat? Di saat kesengsaraan datang baru menjadi bingung dan kaget.&nbsp; Juga sangat berterima kasih kepada Guan Shi Yin Pu Sa, dapat membuat kalian para praktisi Buddhis untuk melepaskan makhluk hidup dan tidak membunuh, ini sungguh welas asih! Kami juga akan memberi perlakuan khusus kepada umat XLFM. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak peduli berapa lama kamu sudah menekuni XLFM, asalkan kalian belajar XLFM dari Guan Shi Yin Pu Sa, kami akan banyak memberkati&nbsp; dan berterima kasih kepada kalian. Karena Guan Shi Yin Pu Sa mengajarkan kalian bisa mengerti untuk menanamkan sebuah benih Bodhi yang baik. Itu adalah Welas asih dari Bodhisattva mengajarkan kalian untuk menghentikan semua pembunuhan.&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekarang begitu banyak bencana, bukan jauh di ujung bumi, melainkan dekat dalam jangkauan. Kalian harus baik-baik mengikuti Guan Shi Yin Pu Sa, Guan Shi Yin Pu Sa adalah contoh bagi kita semuanya, kami juga akan &nbsp;menghormati dan bersyukur. Semoga kalian semua praktisi Buddhis, semuanya mengikuti Bodhisattva, belajar ajaran Buddha Dharma dengan baik, hentikan niat untuk membunuh, bertekad untuk menjadi Buddha. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Harus memiliki niat yang teguh, jangan mundur begitu cobaan datang, harus menyambut kesusahan untuk bisa lebih maju, pertahankan pilihan diri sendiri, Kita harus mengikuti Guan Shi Yin Pu Sa dalam &nbsp;seumur hidup. Terima kasih semuanya.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-audio\"><audio controls src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Wenda20181021A-1748.mp3\"><\/audio><figcaption>Wenda20181021A\u00a0 1748 &#8212; Bodhisattva Naga memberi wejangan <br>\u9f99\u738b\u83e9 \u8428\u5f00\u793a :<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"690\" height=\"881\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-111.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7274\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-111.png 690w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-111-235x300.png 235w\" sizes=\"auto, (max-width: 690px) 100vw, 690px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"690\" height=\"892\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-112.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7275\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-112.png 690w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-112-232x300.png 232w\" sizes=\"auto, (max-width: 690px) 100vw, 690px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"690\" height=\"332\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-113.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7276\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-113.png 690w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/image-113-300x144.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 690px) 100vw, 690px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wenda20181021A&nbsp; \u201cSekarang zaman akhir kemerosotan Dharma, bencana tiada hentinya, makhluk air juga terus berteriak menderita.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[2753,2752],"class_list":["post-7266","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tanya-jawab-master-lu","tag-bodhisattva-naga-memberi-wejangan","tag-2752"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7266","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7266"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7266\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8372,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7266\/revisions\/8372"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}