{"id":6091,"date":"2021-08-30T11:24:50","date_gmt":"2021-08-30T04:24:50","guid":{"rendered":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/?p=6091"},"modified":"2021-08-31T21:21:21","modified_gmt":"2021-08-31T14:21:21","slug":"bagaimana-caranya-agar-bisa-konsentrasi-melafalkan-paritta-%e6%80%8e-%e6%a0%b7-%e6%89%8d-%e8%83%bd-%e9%9b%86-%e4%b8%ad-%e7%b2%be-%e5%8a%9b-%e5%bf%b5-%e7%bb%8f","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/bagaimana-caranya-agar-bisa-konsentrasi-melafalkan-paritta-%e6%80%8e-%e6%a0%b7-%e6%89%8d-%e8%83%bd-%e9%9b%86-%e4%b8%ad-%e7%b2%be-%e5%8a%9b-%e5%bf%b5-%e7%bb%8f\/","title":{"rendered":"Bagaimana caranya agar bisa konsentrasi melafalkan paritta \u600e\u6837\u624d\u80fd\u96c6\u4e2d\u7cbe\u529b\u5ff5\u7ecf"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Wenda20180805B&nbsp;&nbsp; 28:39&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pendengar wanita:<\/strong> Master, di Buku BHFF jilid pertama bab 13 tentang\u300aPikiran Tidak Terpengaruh oleh Keadaan, Jiwa Tidak Berubah Mengikuti Jodoh\u300bmenerangkan bahwa: \u201cSewaktu pikiran kita kacau dan hati kita merasa gusar, maka lafalkanlah paritta dan sesali kesalahan kita dengan sungguh-sungguh, lama kelamaan kerisauan ini bisa menghilang dengan sendirinya. Hanya dengan melafalkan paritta dengan sepenuh hati, kamu baru bisa meninggalkan karma buruk, meninggalkan iblis, meninggalkan semua hal yang membebani pikiranmu. Pada waktu melafalkan paritta harus berkonsentrasi, kalau tidak maka pelafalannya tidak akan ada hasilnya. Bila saat melafalkan paritta, pikiran kita kacau, sebentar teringat hal ini, tak lama kemudian teringat hal itu, maka paritta yang dilafalkan juga akan berantakan, pikiran kita juga terpecah. Oleh karena itu, paritta harus dilafalkan dengan sepenuh hati.\u201d Namun kita berada di kehidupan sehari-hari melakukan pekerjaan rumah, menyetir mobil, berjalan kaki, dan lain-lain, saat itu melafalkan paritta terasa pikiran kurang fokus, tidak sepenuh hati. Mohon bertanya kepada Master, apakah ini bukan seperti yang Master katakan \u201cPikiran Tidak Terpengaruh oleh Keadaan\u201d? Harus bagaimana agar bisa konsentrasi untuk melafalkan paritta?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Master menjawab:<\/strong> melafalkan paritta adalah melafalkan hati (pikiran). Hati tidak fokus, menandakan pikiran kacau balau, terlalu banyak pikiran yang mengganggu. Apabila hati tidak ada pikiran yang mengganggu, pikiran bisa konsentrasi. Hal ini bersifat saling melengkapi dan tidak mutlak, harus melihat kondisi, kondisi dalam hati dan kondisi luar harus disesuaikan, pikiranmu baru bisa konsentrasi, dan pikiran menjadi tidak bingung (pemahaman saya sendiri adalah: umumnya melakukan hal yang tidak memeras otak, boleh sambil melakukan hal tersebut sambil melafalkan paritta, karena saat melakukan hal tersebut tidak menggunakan otak, yang menggunakan otak adalah melafalkan paritta. Apakah pemahaman seperti ini benar?) benar.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"726\" height=\"901\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-1104.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6945\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-1104.png 726w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-1104-242x300.png 242w\" sizes=\"auto, (max-width: 726px) 100vw, 726px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"726\" height=\"177\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-1105.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6946\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-1105.png 726w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-1105-300x73.png 300w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-1105-720x177.png 720w\" sizes=\"auto, (max-width: 726px) 100vw, 726px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wenda20180805B&nbsp;&nbsp; 28:39&nbsp; Pendengar wanita: Master, di Buku BHFF jilid pertama bab 13 tentang\u300aPikiran Tidak Terpengaruh<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[2276,2277],"class_list":["post-6091","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tanya-jawab-master-lu","tag-bagaimana-caranya-agar-bisa-konsentrasi-melafalkan-paritta","tag-konsentrasi-melafalkan-paritta"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6091","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6091"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6091\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6947,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6091\/revisions\/6947"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6091"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6091"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6091"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}