{"id":4988,"date":"2021-08-31T21:03:38","date_gmt":"2021-08-31T14:03:38","guid":{"rendered":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/?p=4988"},"modified":"2021-08-31T21:03:41","modified_gmt":"2021-08-31T14:03:41","slug":"hari-raya-peh-cun-duan-wu-jie-%e6%9c%89%e5%85%b3%e7%ab%af%e5%8d%88%e8%8a%82%e7%9a%84%e9%97%ae%e9%a2%98","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/hari-raya-peh-cun-duan-wu-jie-%e6%9c%89%e5%85%b3%e7%ab%af%e5%8d%88%e8%8a%82%e7%9a%84%e9%97%ae%e9%a2%98\/","title":{"rendered":"Hari Raya Peh Cun (Duan Wu Jie) \u6709\u5173\u7aef\u5348\u8282\u7684\u95ee\u9898"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tanya Jawab Seputar Dharma<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tanya [173]:<\/strong> Mohon tanya, apakah tradisi dan hal-hal yang perlu diperhatikan pada Hari Raya Peh Cun (Hari Bakcang) atau Festival <em>Duan Wu<\/em>?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Jawab<\/strong><strong> [173]:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Hari Raya Peh Cun atau <em>Duan Wu<\/em> juga merupakan suatu hari peringatan kematian seseorang. Ini merupakan hari untuk mengingat dan mengenang kembali almarhum. Orang-orang makan bakcang, sebenarnya juga untuk mengenang kembali orang-orang yang sudah meninggal yang dikenalnya.<\/li><li>Pada Hari Peh Cun, pintu Alam Neraka juga akan terbuka (mirip dengan Hari Raya Ceng Beng, Hari Raya Ulambana, dan Hari Raya Onde), seperti liburan pendek sekolah, akan ada banyak arwah-arwah yang dibebaskan lebih awal sebulan sebelumnya, oleh karena itu, sebelum Peh Cun, mungkin\u00a0 akan terjadi pertengkaran antara suami istri atau keluarga, kondisi kesehatan yang tidak prima dan lain sebagainya.<\/li><li>Ada satu tradisi yang mengatakan bahwa, \u201cPada Hari Peh Cun, tidak boleh saling memberi selamat, sebaiknya cukup saling mengucapkan \u2018<em>duan wu an kang<\/em>\u2019 \u2013 sehat sejahtera di Hari Peh Cun, karena hari tersebut adalah hari peringatan kematian. Tidak seperti hari raya lainnya, saling memberi ucapan \u2018selamat\u2019, sama seperti Hari Raya Ceng Beng, Hari Raya Ulambana, hanya bisa saling mengucapkan \u2018sehat sejahtera\u2019.\u201d Pernyataan ini sesuai dengan prinsip dan aturan dalam Dharma, dulu ada beberapa dinasti yang menjalankan adat istiadat ini, memang pada dasarnya setiap perayaan itu berbeda. Di hari perayaan lainnya, kita bisa saling mengucapkan selamat berbahagia, tetapi jika mengucapkan \u201cSelamat Hari Peh Cun\u201d atau \u201cSelamat Hari Ceng Beng\u201d pada hari raya tersebut, itu kurang sesuai.<\/li><li>Pada Hari Peh Cun, boleh memasang dupa pertama, Xiao Fang Zi yang dibakarkan di hari tersebut boleh tidak lebih dari 49 lembar (berbagai jenis Xiao Fang Zi dengan penerima berbeda bila dijumlahkan tidak lebih dari 49 lembar), dan pada hari tersebut boleh melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen} maksimal 49x.<\/li><li>Pada Hari Peh Cun (tanggal 5 bulan 5 penanggalan lunar) jangan memasang altar Buddha. Di hari lainnya pada bulan 5 penanggalan lunar (yang dikenal juga dengan sebutan \u201cbulan 5 bulan beracun\u201d) boleh memasang altar, namun sebaiknya dilakukan di awal bulan.<\/li><li>Pada Hari Peh Cun tidak disarankan untuk menyelenggarakan pesta pernikahan. Selain itu, pada Hari Raya Ceng Beng, Hari Ulambana, Hari Raya Onde, di ketiga hari raya ini juga tidak disarankan untuk menyelenggarakan pesta pernikahan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"703\" height=\"847\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-1100.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6940\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-1100.png 703w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-1100-249x300.png 249w\" sizes=\"auto, (max-width: 703px) 100vw, 703px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"703\" height=\"412\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-1101.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6941\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-1101.png 703w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-1101-300x176.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 703px) 100vw, 703px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanya Jawab Seputar Dharma Tanya [173]: Mohon tanya, apakah tradisi dan hal-hal yang perlu diperhatikan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[2556,2557],"class_list":["post-4988","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tanya-jawab-master-lu","tag-hari-raya-peh-cun-duan-wu-jie","tag-2557"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4988","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4988"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4988\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6942,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4988\/revisions\/6942"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4988"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4988"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4988"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}