{"id":4860,"date":"2021-08-30T21:13:38","date_gmt":"2021-08-30T14:13:38","guid":{"rendered":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/?p=4860"},"modified":"2021-08-30T21:13:40","modified_gmt":"2021-08-30T14:13:40","slug":"melafalkan-paritta-bagi-penderita-gangguan-mental-atau-penyakit-psikologis-%e5%85%b3%e4%ba%8e%e7%b2%be%e7%a5%9e%e7%b1%bb%e7%96%be%e7%97%85%e5%bf%b5%e7%bb%8f%e7%9a%84%e9%97%ae%e9%a2%98","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/melafalkan-paritta-bagi-penderita-gangguan-mental-atau-penyakit-psikologis-%e5%85%b3%e4%ba%8e%e7%b2%be%e7%a5%9e%e7%b1%bb%e7%96%be%e7%97%85%e5%bf%b5%e7%bb%8f%e7%9a%84%e9%97%ae%e9%a2%98\/","title":{"rendered":"Melafalkan Paritta bagi Penderita Gangguan Mental atau Penyakit Psikologis \u5173\u4e8e\u7cbe\u795e\u7c7b\u75be\u75c5\u5ff5\u7ecf\u7684\u95ee\u9898"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tanya Jawab Seputar Dharma<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tanya [113]: <\/strong>Saya menderita depresi, sering berpikiran sempit, susah tidur, merasa gelisah, apa yang harus saya lakukan?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Jawab [113]:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Semua penyakit yang menyangkut masalah psikologis, seperti depresi, epilepsi, sakit jiwa dan sejenisnya, semuanya termasuk penyakit yang disebabkan oleh karma buruk dan arwah asing (<em>ling xing bing<\/em>).<\/li><li>Penyakit sejenis ini semuanya berasal dari karma buruk di kehidupan sebelumnya dan arwah asing yang berada dalam tubuh Anda. Di kehidupan yang lalu sudah berbuat karma buruk yang besar, maka di kehidupan ini ada yang datang menagih hutang, maka Anda menerima balasannya. Ini ditandai dengan perasaan gelisah yang berlebihan dan tidak bisa tenang, bahkan tidak bisa mengendalikan tekad (pikiran) dan suasana hati diri sendiri, karena arwah asing memiliki kekuatan untuk mengendalikan kedua hal ini.<\/li><li>Setelah Anda mengetahui penyebab penyakit Anda, maka Anda harus melafalkan paritta dengan penuh penyesalan, membayar hutang Anda dan menghapus karma buruk Anda dengan sungguh-sungguh. Sudah dikatakan bahwa balasan hukum karma itu nyata adanya, maka tidak sepantasnya kita mengeluh, ini semua karena di kehidupan yang lalu kita tidak melakukan banyak kebajikan, telah berbuat banyak kesalahan pada orang lain, baru bisa menerima balasan seperti ini di kehidupan ini. Maka kita harus benar-benar menyesalinya, bertobat dan menghapus karma buruk ini, dan membayar hutang karma dengan tulus, mendoakan penagih hutang karma kita ke alam yang lebih baik. Setelah karma buruk Anda hilang, hutang Anda terlunasi, maka diri Anda akan kembali normal dengan sendirinya.<\/li><li>Anda perlu melafalkan paritta-paritta sebagai berikut:<\/li><li>{Da Bei Zhou} sebanyak 7x atau lebih setiap hari, \u201cMohon Guan Shi Yin Pu Sa yang Maha Welas Asih memberkati saya XXX (nama sendiri) dengan kesehatan dan memperkuat jasa kebajikan saya.\u201d<\/li><li>{Xin Jing} sebanyak 21x setiap hari, \u201cMohon Guan Shi Yin Pu Sa yang Maha Welas Asih memberkati saya XXX (nama sendiri), membuka kebijaksanaan, menyembuhkan penyakit depresi saya atau penyakit psikologis lainnya.\u201d<\/li><li>{Li Fo Da Chan Hui Wen} sebanyak 5x setiap hari, \u201cMohon Guan Shi Yin Pu Sa yang Maha Welas Asih memberkati saya XXX (nama sendiri) bertobat dan menghapuskan karma buruk saya yang menyebabkan saya depresi atau penyakit psikis lainnya, menyembuhkan penyakit dari saya XXX (nama sendiri).\u201d<\/li><li>3 lembar atau lebih Xiao Fang Zi setiap minggunya, biasanya penyakit yang seperti ini disebabkan oleh karma buruk yang cukup besar, untuk permulaan lafalkan 21 lembar, lalu berdasarkan kondisi penyakit Anda, lanjutkan melafalkan 21 lembar atau 21 lembar ke atas per tahapnya, sampai penyakit Anda sembuh.<\/li><li>Selain melafalkan paritta, sebaiknya Anda berikrar besar, banyak melepaskan makhluk hidup, maka penyakit depresi Anda akan terobati dengan lebih baik.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"726\" height=\"847\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-837.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6589\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-837.png 726w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-837-257x300.png 257w\" sizes=\"auto, (max-width: 726px) 100vw, 726px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"726\" height=\"618\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-838.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6590\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-838.png 726w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-838-300x255.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 726px) 100vw, 726px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanya Jawab Seputar Dharma Tanya [113]: Saya menderita depresi, sering berpikiran sempit, susah tidur, merasa<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[2433,2434],"class_list":["post-4860","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tanya-jawab-master-lu","tag-melafalkan-paritta-bagi-penderita-gangguan-mental-atau-penyakit-psikologis","tag-2434"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4860","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4860"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4860\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6591,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4860\/revisions\/6591"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4860"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4860"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4860"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}