{"id":4791,"date":"2021-08-30T17:31:32","date_gmt":"2021-08-30T10:31:32","guid":{"rendered":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/?p=4791"},"modified":"2021-08-30T17:31:34","modified_gmt":"2021-08-30T10:31:34","slug":"melafalkan-paritta-bagi-orang-sakit-parah-%e6%9c%89%e5%85%b3%e7%94%9f%e9%87%8d%e7%97%85%e8%80%85%e8%af%b5%e7%bb%8f%e7%9a%84%e9%97%ae%e9%a2%98","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/melafalkan-paritta-bagi-orang-sakit-parah-%e6%9c%89%e5%85%b3%e7%94%9f%e9%87%8d%e7%97%85%e8%80%85%e8%af%b5%e7%bb%8f%e7%9a%84%e9%97%ae%e9%a2%98\/","title":{"rendered":"Melafalkan Paritta Bagi Orang Sakit Parah \u6709\u5173\u751f\u91cd\u75c5\u8005\u8bf5\u7ecf\u7684\u95ee\u9898"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tanya Jawab Seputar Dharma<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tanya [82]: <\/strong>Halo, Master Lu! Saya merasa beruntung bisa mengenal ajaran Master. Ada seorang teman saya menderita kanker, tetapi antrian janji telepon dengan Master masih berselang beberapa waktu lagi, bagaimana cara menolongnya sekarang? Terima kasih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Jawab [82]:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Pertama, apakah teman Anda beragama? Jika orang tersebut memiliki agama atau kepercayaan maka dia bisa tertolong. Bagi orang yang tidak memiliki agama atau kepercayaan, jika mereka sekarang bersedia untuk percaya, juga masih bisa tertolong.<\/li><li>Arwah asing yang bisa membuat seseorang terkena kanker, pasti sangat kuat, biasanya karena hari pembalasan sudah tiba dan di tubuh si penderita terdapat banyak karma buruk. Seseorang yang meninggal karena sakit, contohnya meninggal karena kanker, atau kanker darah dan penyakit lainnya, semua itu dikarenakan dia memiliki hutang karma buruk yang banyak.<\/li><li>Biasanya bagi orang yang sudah divonis mengidap kanker, ini berarti karma buruknya sudah berbuah, saat itu tidak boleh melafalkan {Da Bei Zhou} terlalu banyak, boleh melafalkan {Da Bei Zhou} sebanyak 21x setiap hari; sebaiknya lebih banyak melafalkan {Xin Jing}, lafalkan 49x setiap hari.<\/li><li>Setelah kondisi penyakit Anda sudah lebih stabil, boleh menambah pelafalan {Da Bei Zhou} menjadi 49x, untuk {Xin Jing} sebaiknya tetap dilafalkan sebanyak 49x.<\/li><li>Biasanya bagi penderita penyakit berat, saat kondisi kritis atau sebelum operasi, perlu berkonsentrasi untuk melafalkan satu jenis paritta saja, harus melafalkan {Da Bei Zhou} tanpa henti, \u201cMohon Guan Shi Yin Pu Sa yang Maha Welas Asih mengobati (bagian tubuh yang sakit) dari saya XXX (nama sendiri), semoga saya bisa segera sembuh dan sehat kembali.\u201d Bagi penderita kanker, paritta {Da Bei Zhou} harus dilafalkan terus-menerus seumur hidup.<\/li><li>Bagi penderita gangguan kejiwaan, juga tidak boleh melafalkan terlalu banyak {Da Bei Zhou}, biasanya kurang dari atau sebanyak 21x, harus banyak melafalkan {Xin Jing}, sebanyak 21x atau 49x.<\/li><li>Lafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen} 3-5x setiap hari, untuk menyesali karma buruk yang pernah dilakukan. Petunjuk yang diberikan Guan Shi Yin Pu Sa kepada Master adalah {Li Fo Da Chan Hui Wen} dapat mengobati penyakit kanker dan penyakit kritis lainnya. {Li Fo Da Chan Hui Wen} bisa menghapus dan membuat karma buruk kita matang lebih awal, oleh karena itu, harus disertai dengan Xiao Fang Zi, baru bisa mendapatkan hasil yang baik. Biasanya lafalkan 3-5x {Li Fo Da Chan Hui Wen} setiap hari, bisa disertai dengan 3-5 lembar Xiao Fang Zi setiap minggu untuk penagih hutang karma diri sendiri. Bila bisa menjamin jumlah Xiao Fang Zi setiap minggunya, maka si penderita boleh melafalkan 5x {Li Fo Da Chan Hui Wen} setiap hari.<\/li><li>Jika memiliki karma membunuh yang berat, atau leluhur Anda pernah membuat karma membunuh, harus ditambah dengan melafalkan {Wang Sheng Zhou} 27x sampai 49x setiap hari, untuk mendoakan arwah kecil (arwah binatang) yang meninggal karena diri kita.<\/li><li>Setiap minggunya harus melafalkan Xiao Fang Zi sedikitnya 3 lembar atau lebih, semakin banyak semakin bagus, dan sebaiknya bisa berikrar untuk melafalkan sejumlah Xiao Fang Zi dalam satu set dan dalam waktu yang ditentukan, contohnya \u201cberikrar melafalkan 21 lembar atau 49 lembar untuk 1 tahap, dan akan diselesaikan di hari atau tanggal tertentu\u201d, terus dilafalkan seperti ini sampai sembuh total. Selain itu, bila bisa melafalkan 3-4 lembar Xiao Fang Zi setiap hari, maka segera dibakar, jangan menunggu sampai selesai melafalkan satu set lalu baru dibakar.<\/li><li>Jika memimpikan orang yang sudah meninggal atau anak yang pernah keguguran atau digugurkan, juga harus segera mendoakan arwah mereka supaya bisa pergi ke alam yang lebih baik, biasanya paling sedikit lafalkan 7 lembar Xiao Fang Zi untuk anak yang keguguran (\u656c\u8d60: XXX\u7684\u5b69\u5b50\u2013anak dari XXX. XXX adalah nama ibu) atau untuk orang yang sudah meninggal (\u656c\u8d60: XXX. XXX adalah nama orang yang meninggal), akan lebih baik jika bisa melafalkan 21 lembar Xiao Fang Zi atau lebih.<\/li><li>Di saat yang sama, Anda harus berikrar besar, semakin besar ikrar Anda, hasilnya semakin baik, akan tetapi ikrar tersebut harus dilaksanakan, contohnya: jika penyakit saya bisa sembuh, saya akan membabarkan Dharma pada berapa orang, memberikan kesaksian, menyebarkan Ajaran Buddha Dharma dan sebagainya. Jika merasa kemampuan Anda terbatas, bisa berikrar untuk bervegetarian setiap tanggal 1 dan 15 bulan lunar, semenjak saat ini tidak lagi makan makanan laut segar <em>(fresh seafood)<\/em>, semenjak saat ini tidak akan membunuh makhluk hidup lagi.<\/li><li>Selain itu, harus melepaskan makhluk hidup (<em>fang sheng<\/em>), sebaiknya dalam jumlah yang besar. Paling bagus bila dilakukan di setiap tanggal 1 atau 15 penanggalan lunar, sesampainya di tempat <em>fang sheng<\/em>, Andabisa melafalkan {Da Bei Zhou}, {Xin Jing}, {Wang Sheng Zhou}, jumlahnya tidak dibatasi, lebih banyak lebih bagus, sebelum melafalkan paritta sebutkan nama Anda: \u201cMohon Guan Shi Yin Pu Sa yang Maha Welas Asih mengobati (bagian tubuh yang sakit) dari saya XXX (nama sendiri), semoga saya bisa segera sembuh dan sehat kembali.\u201d Jika Anda tidak bisa pergi <em>fang sheng <\/em>(melepaskan makhluk hidup) sendiri, bisa meminta anggota keluarga Anda untuk mewakili, tetapi sebaiknya tetap menggunakan uang Anda (atau orang yang sakit) untuk melakukan <em>fang sheng<\/em>.<\/li><li>Melafalkan paritta, berikrar, dan melepaskan makhluk hidup, adalah 3 Pusaka yang diajarkan Guan Shi Yin Pu Sa pada kita untuk menyembuhkan penyakit, harus digunakan dengan baik dan tepat.<\/li><li>Menekuni dan membina pikiran dalam Ajaran Buddha Dharma bisa membantu mengikis dan menguraikan karma buruk, membantu menyelesaikan permasalahan dengan arwah asing, akan tetapi penyakit jasmani tetap saja harus dibarengi dengan pengobatan dari rumah sakit, karena banyak penyakit yang ditimbulkan oleh arwah asing membawa kerusakan pada tubuh badaniah atau raga kita, terkadang sulit diselesaikan apabila hanya mengandalkan pelafalan paritta, tetap harus disertai dengan pengobatan dari dokter, baru bisa mendapatkan hasil yang baik.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"708\" height=\"809\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-682.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6365\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-682.png 708w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-682-263x300.png 263w\" sizes=\"auto, (max-width: 708px) 100vw, 708px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"708\" height=\"927\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-683.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6366\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-683.png 708w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-683-229x300.png 229w\" sizes=\"auto, (max-width: 708px) 100vw, 708px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"726\" height=\"927\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-684.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6367\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-684.png 726w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-684-235x300.png 235w\" sizes=\"auto, (max-width: 726px) 100vw, 726px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"708\" height=\"309\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-685.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-6368\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-685.png 708w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-685-300x131.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 708px) 100vw, 708px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanya Jawab Seputar Dharma Tanya [82]: Halo, Master Lu! Saya merasa beruntung bisa mengenal ajaran<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[2371,2372],"class_list":["post-4791","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tanya-jawab-master-lu","tag-melafalkan-paritta-bagi-orang-sakit-parah","tag-2372"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4791","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4791"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4791\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6369,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4791\/revisions\/6369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4791"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4791"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4791"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}