{"id":3910,"date":"2021-07-26T23:00:03","date_gmt":"2021-07-26T16:00:03","guid":{"rendered":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/?p=3910"},"modified":"2021-07-31T13:02:15","modified_gmt":"2021-07-31T06:02:15","slug":"membuat-catatan-saat-belajar-bai-hua-fo-fa-adalah-cara-yang-baik-%e5%ad%a6%e4%b9%a0%e3%80%8a%e7%99%bd%e8%af%9d%e4%bd%9b%e6%b3%95%e3%80%8b%e6%97%b6%e5%81%9a%e7%ac%94%e8%ae%b0%e6%98%af%e4%b8%aa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/membuat-catatan-saat-belajar-bai-hua-fo-fa-adalah-cara-yang-baik-%e5%ad%a6%e4%b9%a0%e3%80%8a%e7%99%bd%e8%af%9d%e4%bd%9b%e6%b3%95%e3%80%8b%e6%97%b6%e5%81%9a%e7%ac%94%e8%ae%b0%e6%98%af%e4%b8%aa\/","title":{"rendered":"Membuat catatan saat belajar &#8220;Bai Hua Fo Fa&#8221; adalah cara yang baik \u5b66\u4e60\u300a\u767d\u8bdd\u4f5b\u6cd5\u300b\u65f6\u505a\u7b14\u8bb0\u662f\u4e2a\u597d\u65b9\u6cd5"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Shuohua20171124 23:16<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pendengar pria:<\/strong> Anda menekankan pentingnya &#8220;Bai Hua Fo Fa&#8221;. Rekan se-Dharma mengatakan beberapa poin. Saya akan membagikan. Anda dapat mendengarkannya. Belajar &#8220;Bai Hua Fo Fa&#8221; bukan hanya sekedar melihat atau membacanya, harus mengerti, memahaminya secara menyeluruh, dan memahaminya sebagai pemikiran sendiri, sehingga baru bisa mencapai hasil dari pembelajaran. Jika tidak, hanya dengan membaca &#8220;Bai Hua Fo Fa&#8221;, Anda hanya akan merasa bahwa apa yang Master katakan itu sangat bagus, sangat masuk akal, tetapi jika Anda meletakkan buku itu, Anda tidak dapat mengingat kata-kata Master sama sekali, dan juga lupa isi artikelnya, apalagi menggunakannya dalam kehidupan nyata dan menjelaskannya kepada umat baru. Yang Master ajarkan, sekali tutup Kembali bukunya, maka semuanya sudah lupa, tidak bisa menjadikan kebijaksanaan untuk diri sendiri. Tentu saja sangat susah mendapatkan manfaatnya. Jika ingin mengingat isinya\u300aBai Hua Fo Fa\u300b, cara yang paling mudah juga cara yang bodoh adalah membuat catatan. Sama seperti ketika kita belajar pelajaran bahasa di sekolah, setiap teks dalam bab perlu dianalisis baru bisa memahaminya, &#8220;Bai Hua Fo Fa&#8221; juga begitu. &#8220;Bai Hua Fo Fa&#8221; boleh dikatakan sebagai pusaka, memadatkan esensi dan prinsip-prinsip kitab suci Buddha Mahayana, dan dapat membimbing setiap detail kehidupan kita dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami. Mempelajari &#8220;Bai Hua Fo Fa&#8221; dengan rasa ingin tahu dan pertanyaan-pertanyaan akan memudahkan kita untuk lebih tertarik untuk mempelajari dan mengingat konten di dalamnya. Apa yang ingin Master sampaikan kepada kita di setiap bab? Melalui logika kebenaran yang diajarkan oleh Master, bagaimana kita dapat memecahkan masalah dalam hidup kita? Dimana prinsipnya? Beberapa artikel sangat panjang dan memiliki banyak konten. Pembelajaran dapat dibagi secara bertahap, membagi paragraf, sehingga dapat menyusun ide pokok dari setiap paragraf yang diringkas dari konten yang berbeda. Di setiap paragraf, Anda dapat mengajukan pertanyaan yang ingin Anda ketahui, atau bertanya pada diri sendiri, apa yang ingin Master sampaikan kepada kita melalui paragraf ini? Teruslah bertanya, teruslah berpikir, dan bangkitkanlah potensi kesadaran diri sendiri. Potensi kesadaran dapat membantu kita menemukan sifat sejati, memiliki kebijaksanaan, dan memahami akan hati sehingga bisa menemukan sifat Kebuddhaan. Bagaimana cara menemukan pertanyaannya? Saya beri contoh sederhana, &#8220;Bai Hua Fo Fa (Jilid Satu)\u2022Tujuan Mempelajari Ajaran Buddha Dharma dan Membina Pikiran&#8221;, dari judul saja kita bisa menemukan pertanyaannya. Apa tujuan mempelajari ajaran Buddha Dharma dan Membina Pikiran? Artikel tersebut memuat konten &#8220;Jie, Ding, Hui&#8221;&#8211;Sila, Samadhi (konsentrasi), dan Panna (kebijaksanaan), jadi mengapa kita harus menaati sila? Menjaga sila apa? Mengapa setelah menaati sila kita bisa konsentrasi? Mengapa kita harus konsentransi? Bagaimana cara berkonsentrasi? Dengan pertanyaan-pertanyaan ini untuk menemukan jawaban dalam buku dan kemudian disusun secara terpisah, sehingga dapat mempermudah ingatan ingatan dan memperdalam pemahaman. Saat belajar bersama, boleh saling bertanya dan menjawab pertanyaan. Ulangi beberapa kali, maka akan mencernanya menjadi pengetahuan yang telah kita pelajari, membantu kita memahami prinsip ajaran Buddha Dharma, juga dapat membantu kita untuk melintaskan umat tanpa membuat karma ucapan, karena itu semuanya adalah teks asli dari Master. Ketika kita dapat mempelajari &#8220;Bai Hua Fo Fa&#8221; dengan serius dan dengan pikiran untuk berpikir, kita perlahan-lahan dapat menguasai prinsip-prinsip ajaran Buddha Dharma dan mempraktikkannya berulang kali dalam hidup kita. Proses ini adalah proses pembinaan pikiran. Master, apakah yang dia bagikan ini sesuai dengan aturan dan ajaran Dharma?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Master menjawab:<\/strong> Sangat bagus, sesuai aturan dan ajaran Dharma. Terlebih dahulu, mengapa membuat catatan itu baik? Meskipun setelah Anda telah membuat catatan, Anda tidak dapat segera mengingatnya. Pertama, Anda dapat membacanya nanti. Kedua, lebih baik mengingat saat Anda membuat catatan daripada sekadar mengingat, karena pemikiran dan tindakan Anda disatukan untuk melakukan hal ini. Ketika Anda mencatat, perilaku Anda adalah menulis dengan tangan, dan pemikiran Anda adalah mendengarkan perkataan Master. Kedua perilaku ini\u2014berpikir dan berperilaku telah dikonsentrasikan bersama, yang memperkuat ingatan Anda, memperkuat pemahaman Anda, dan memperkuat penembusan pemahaman Anda (sudah mengerti. Master, apakah mencatat benar-benar merupakan trik dan metode yang baik untuk mempelajari &#8220;Bai Hua Fo Fa&#8221;?) Tentu saja iya.&nbsp; Para biksu kita, sekarang mereka akan segera menulis apa yang Master katakan, mereka maju dengan sangat cepat sekali! Kalian harus buat catatan. Banyak dari kalian yang ada di bawah. Apa yang Master katakan, kalian tidak pernah mencatatnya, kalian hanya mendengar dan ketawa, &#8220;Ha ha&#8230; lucu sekali&#8221;, &#8220;Ya, masuk akal, Master mengatakannya dengan bagus&#8221;, apanya yang bagus? Manakah yang bagus? Sudah lupa semuanya. Suka mendengar wejangan Master, dan melupakannya setelah mendengarkan (Master, murid-murid di sekitar Anda semuanya juga mencatat, bukan?) Ya. Mereka harus membuat catatan pada hari Rabu, sudah ditentukan. Anda harus ingat, perilaku dan pemikiran harus fokus, yang disebut &#8220;konsentrasi penuh&#8221; (ya) ketika Anda membuat catatan, jika pikiran Anda tidak berpikir bagaimana Anda bisa menulis? (Ya) Mengapa saat kita sekolah, guru selalu menyuruh kita mengerjakan tugas? Jika Anda tidak mengerjakan tugas, bagaimana Anda bisa mengingat apa yang dikatakan guru? Saya akan menceritakan sebuah kisah kepada kalian, Ketika Chaplin masih hidup, diadakan kontes pertunjukan Chaplin, dan Chaplin juga naik ke atas panggung. Akhirnya, yang mendapat juara pertama adalah orang lain, dan Chaplin mendapat juara kedua. Kisah ini memberitahu kalian, orang itu telah belajar &#8220;shen si&#8211;kemiripan yang luar biasa&#8221;, sudah memiliki &#8220;shen yun&#8221;&#8211; ekspresi dan semangatnya, dan itu bukan hanya perilaku dari penampilan luar. Sekarang, banyak kakek-kakek tua dan orang muda menari tarian Michael Jackson, mengambil topi itu, memakai sepatu bot, dan kacamata itu. Mereka terlihat seperti Michael Jackson, untuk benar-benar mirip itu tidaklah mudah. Belajar dari Teresa Teng, lagu yang dinyanyikan oleh Teresa Teng begitu bagus, semua orang bisa, jika Anda memiliki kemampuan, Anda gunakan metode bernyanyi Teresa Teng untuk menyanyikan lagu yang belum pernah dinyanyikannya, tetapi Anda harus membuat orang yang mendengarnya langsung tahu bahwa itu adalah Teresa Teng yang menyanyikannya. Anda ini disebut &#8220;kermiripan yang luar biasa&#8221; (Ya. Sebenarnya, kita belajar Buddha Dharma dan membina pikiran, &#8220;Shen si&#8211; kemiripan luar biasa&#8221; ini mirip dengan belajar semangat dari Guan Shi Yin Pu Sa, benarkah begitu?) Benar. &#8220;Shen&#8221; adalah semangat atau spirit, yaitu isi di dalamnya disebut &#8220;shen&#8221;. &#8220;Jing Qi Shen&#8221;&#8211;daya hidup, aliran qi dan semangat atau spirit, &#8220;shen&#8221; adalah yang paling dalam, &#8220;qi&#8221; juga di dalam, tetapi dapat merasakannya, tetapi &#8220;jing&#8221; adalah sesuatu yang ada di permukaan. Jika Anda ini memiliki &#8220;shen&#8221; yang berantakan, maka &#8220;jing&#8221; Anda juga akan berantakan, dan ekspresi wajah Anda akan aneh-aneh, sehingga orang lain akan memanggil Anda &#8220;shen jing&#8211; gangguan mental.&#8221; Pertama-tama, &#8220;Shen&#8221; Anda yang bermasalah, dan kemudian &#8220;Jing&#8221; Anda baru akan bermasalah (Terima kasih Master welas asih memberikan wejangan)<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-audio\"><audio controls src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Shuohua20171124-2316-1.mp3\"><\/audio><figcaption>Shuohua20171124 \u00a0\u00a023:16\u00a0&#8211; Membuat catatan saat belajar &#8220;Bai Hua Fo Fa&#8221; adalah cara yang baik<br>\u5b66\u4e60\u300a\u767d\u8bdd\u4f5b\u6cd5\u300b\u65f6\u505a\u7b14\u8bb0\u662f\u4e2a\u597d\u65b9\u6cd5.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"666\" height=\"930\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-109.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-3973\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-109.png 666w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-109-215x300.png 215w\" sizes=\"auto, (max-width: 666px) 100vw, 666px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"666\" height=\"880\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-110.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-3974\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-110.png 666w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-110-227x300.png 227w\" sizes=\"auto, (max-width: 666px) 100vw, 666px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"666\" height=\"890\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-111.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-3975\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-111.png 666w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-111-224x300.png 224w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-111-450x600.png 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 666px) 100vw, 666px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"666\" height=\"929\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-112.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-3976\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-112.png 666w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-112-215x300.png 215w\" sizes=\"auto, (max-width: 666px) 100vw, 666px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"666\" height=\"207\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-113.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-3977\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-113.png 666w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-113-300x93.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 666px) 100vw, 666px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Shuohua20171124 23:16 Pendengar pria: Anda menekankan pentingnya &#8220;Bai Hua Fo Fa&#8221;. Rekan se-Dharma mengatakan beberapa<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[1713,1714],"class_list":["post-3910","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tanya-jawab-master-lu","tag-membuat-catatan-saat-belajar-bai-hua-fo-fa-adalah-cara-yang-baik","tag-1714"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3910","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3910"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3910\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4037,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3910\/revisions\/4037"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}