{"id":3595,"date":"2021-07-11T20:20:59","date_gmt":"2021-07-11T13:20:59","guid":{"rendered":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/?p=3595"},"modified":"2021-07-14T20:39:53","modified_gmt":"2021-07-14T13:39:53","slug":"bagaimana-menguraikan-saling-menentang-antara-suami-dan-istri-%e5%a4%ab%e5%a6%bb%e7%9b%b8%e5%85%8b%e5%a6%82%e4%bd%95%e5%8c%96%e8%a7%a3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/bagaimana-menguraikan-saling-menentang-antara-suami-dan-istri-%e5%a4%ab%e5%a6%bb%e7%9b%b8%e5%85%8b%e5%a6%82%e4%bd%95%e5%8c%96%e8%a7%a3\/","title":{"rendered":"Bagaimana menguraikan saling menentang antara suami dan istri \u592b\u59bb\u76f8\u514b\u5982\u4f55\u5316\u89e3"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a>wenda20160805 15:02<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendengar wanita: Master, jika salah satu pihak dari pasangan bertentangan dengan pihak lain, selain pisah kamar tidur, melafalkan mantra Jie Jie Zhou dan Li Fo Da Chan Hui Wen untuk bertobat dan mengikis karma yang mengakibatkan suami istri saling menentang, apakah ada cara lain untuk menguraikannya?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Master menjawab: <a>Kurangi berbicara dan perbanyak memberi perhatian. <\/a>Memberi perhatian, <a>yaitu tidak berbicara dan berbuat lebih banyak. <\/a>Begitu berbicara, langsung bertengkar. Anda lihat sajalah. Setiap karma yang terjadi dimulai dari pertengkaran mulut, mulut ini paling hebat. Jika Anda tidak berbicara, bagaimana bisa bertengkar? Jika kalian suami istri hidup bersama selama sepuluh tahun, dan kalian berdua tidak berbicara, Anda lihatlah apakah kalian bisa bertengkar? Kalian tidak akan bertengkar, pertengkaran disebabkan oleh ucapan. Jika ingin hubungan antara suami dan istri bertahan lama, apa yang harus sering dilakukan? <a>Ketika Anda ingin bertengkar, pertama, jangan berdiri, harus duduk, begitu berdiri akan bertengkar. <\/a>Anda lihatlah, banyak orang awalnya duduk di sana, begitu dia bertengkar, dia akan berdiri. Memangnya ada berapa banyak orang yang bertengkar saat berbaring? Meskipun bertengkar, paling saling membelakangi, tidak ribut lagi. <a>Kemungkinan untuk bertengkar pada saat duduk sangatlah kecil. <\/a>Asalkan Anda berdiri, maka akan mudah untuk bertengkar, begitu sederhana saja. Lihatlah di kendaraan umum, di dalam bus. Orang-orang yang duduk di dalam bus tidak pernah bertengkar, yang bertengkar adalah orang-orang yang berdiri di sana. (Benar) Master mengajari kalian, ini yang pertama; yang kedua adalah <a>makan sup tonik yang menyegarkan, yaitu kacang hijau atau sup jamur kuping. <\/a>Sering-seringlah buatkan sup untuk suami atau istri Anda, sebentar &#8220;Anda minumlah semangkuk sup ini&#8221; atau &#8220;Anda minumlah semangkuk sup itu.&#8221; <a>Sebenarnya, sup adalah untuk melenyapkan api amarah. Sup adalah untuk melenyapkan amarah Anda.<\/a> Pada dasarnya orang yang bertengkar karena memiliki amarah yang besar. Terkadang saat Anda di rumah, selain makan, Anda sering buatkan sup untuk diminum suami, katakan sebentar lagi ada sesuatu untuk diminum, sebentar lagi, &#8220;saya bantu buatkan ini untuk Anda ya? Buatkan itu ya&#8230;&#8221;&nbsp;&nbsp; Wah, dia akan sangat Bahagia! Kalian bahkan ini pun tidak mengerti, harus gonta-ganti pola makan (Ya, kami tidak memiliki kebijaksanaan seperti Master) hanya katakan saja tidak pandai melakukan, bukankah Anda dapat melihat di internet? Apakah Anda tidak bisa membeli buku dan membacanya? Apakah Anda sendiri tidak bisa belajar melakukan sesuatu? Jika Anda tidak melakukannya, maka selamanya tidak akan bisa melakukannya. Menyelaraskan suasana! (Ya. Master, jika melafalkan paritta Li Fo Da Chan Hui Wen untuk bertobat dan mengikis karma penyebab saling menentang antara suami dan istri, apakah seharusnya dilafalkan oleh pihak yang ditentang atau pihak yang menentang?) Kedua-duanya boleh, Siapa yang bisa melafalkan maka dia yang lafalkan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-audio\"><audio controls src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/wenda20160805-1502.mp3\"><\/audio><figcaption>wenda20160805 \u00a015:02 &#8211;  Bagaimana menguraikan saling menentang antara suami dan istri <br>\u592b\u59bb\u76f8\u514b\u5982\u4f55\u5316\u89e3<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"624\" height=\"857\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-41.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-3634\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-41.png 624w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-41-218x300.png 218w\" sizes=\"auto, (max-width: 624px) 100vw, 624px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"624\" height=\"842\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-42.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-3635\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-42.png 624w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-42-222x300.png 222w\" sizes=\"auto, (max-width: 624px) 100vw, 624px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"624\" height=\"266\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-43.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-3636\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-43.png 624w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/image-43-300x128.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 624px) 100vw, 624px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wenda20160805 15:02 Pendengar wanita: Master, jika salah satu pihak dari pasangan bertentangan dengan pihak lain,<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[1518,1519],"class_list":["post-3595","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tanya-jawab-master-lu","tag-bagaimana-menguraikan-saling-menentang-antara-suami-dan-istri","tag-1519"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3595","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3595"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3595\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3698,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3595\/revisions\/3698"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3595"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3595"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3595"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}