{"id":1550,"date":"2021-05-17T22:17:35","date_gmt":"2021-05-17T15:17:35","guid":{"rendered":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/?p=1550"},"modified":"2021-05-18T18:12:25","modified_gmt":"2021-05-18T11:12:25","slug":"bagaimana-memahami-pikiran-tidak-berubah-dengan-situasi-bagaimana-menjaga-sila-dengan-lebih-baik-%e5%a6%82%e4%bd%95%e7%90%86%e8%a7%a3%e5%bf%83%e4%b8%8d%e9%9a%8f%e5%a2%83%e8%bd%ac","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/bagaimana-memahami-pikiran-tidak-berubah-dengan-situasi-bagaimana-menjaga-sila-dengan-lebih-baik-%e5%a6%82%e4%bd%95%e7%90%86%e8%a7%a3%e5%bf%83%e4%b8%8d%e9%9a%8f%e5%a2%83%e8%bd%ac\/","title":{"rendered":"Bagaimana memahami &#8220;Pikiran tidak berubah dengan situasi&#8221;; bagaimana menjaga sila dengan lebih baik \u5982\u4f55\u7406\u89e3 \u201c\u5fc3\u4e0d\u968f\u5883\u8f6c\u201d\uff1b\u5982\u4f55\u66f4\u597d\u5730\u6301\u6212"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">wenda20141212&nbsp; 51:51&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pendengar\u00a0 Pria:<\/strong>\u00a0 Master\u00a0 sering\u00a0 mengatakan\u201c Pikiran tidak berubah dengan situasi \u201d , apakah ini berkaitan dengan kuat lemahnya tekad?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Master menjawab<\/strong>: &#8220;Pikiran tidak berubah dengan situasi&#8221;, salah satunya adalah tekad, dari mana tekad berasal? Tekad adalah menjaga sila, orang yang mampu menjaga sila memiliki tekad, setelah bertekad maka akan lahir kebijaksanaan, maka \u201dMenjaga sila, ketenangan pikiran dan kebijaksanaan\u201d. Anda ingin dapat tenang, maka Anda perlu menjaga sila, apapun tidak boleh dilakukan, apapun tidak boleh di lihat, yang tidak boleh di lihat jangan di lihat, yang tidak boleh dilakukan jangan lakukan, yang tidak boleh dikatakan jangan katakan, secara perlahan sendiri akan tenang, jika sudah memiliki kekuatan tekad Anda, tentu saja tidak akan dinodai oleh lima nafsu keinginan dan enam debu kotoran duniawi (lalu, bagi orang dengan tekad yang lemah, dan mudah terpengaruh oleh dunia luar, bagaimana bisa menjaga sila dengan lebih baik?) Kesabaran terhadap hinaan menjaga sila. Belajar bagaimana disaat orang lain memarahi Anda, Anda tidak berbicara, belajar bagaimana disaat orang lain membicarakan Anda, mengejek Anda, dan memfitnah, dengan kesabaran terhadap hinaan! Apa gunanya? Ada apa? Biarkan dia membicarakannya. Kebohongan terkadang seperti mengambil busur dan anak panah dan menembakkan anak panah ke langit, karena hatimu cerah, seterang dan transparan seperti langit, jadi panah tidak bisa menembak hatimu, kebohongan mencapai ketinggian tertentu seperti busur dan anak panah Itu perlahan akan jatuh dengan sendirinya. Oleh karena itu, seseorang yang mempelajari ajaran Buddha Dharma pertama-tama harus belajar untuk sabar dari penghinaan, dan dari penghinaan baru bisa tekun, jadi Anda harus belajar untuk menahan diri dari penghinaan (mengerti)<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-audio\"><audio controls src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/wenda20141212-51-51-\u5982\u4f55\u7406\u89e3\u5fc3\u4e0d\u968f\u5883\u8f6c\uff1b\u5982\u4f55\u66f4\u597d\u5730\u6301\u6212-\u4f5b\u5b66\u95ee\u7b54-\u5fae\u5b98\u7f51.mp3\"><\/audio><figcaption>wenda20141212&nbsp; 51:51 &#8211; Bagaimana memahami &#8220;Pikiran tidak berubah dengan situasi&#8221;; bagaimana menjaga sila dengan lebih baik <br>\u5982\u4f55\u7406\u89e3\u201c\u5fc3\u4e0d\u968f\u5883\u8f6c\u201d\uff1b\u5982\u4f55\u66f4\u597d\u5730\u6301\u6212<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"689\" height=\"954\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-95.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1551\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-95.png 689w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-95-217x300.png 217w\" sizes=\"auto, (max-width: 689px) 100vw, 689px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wenda20141212&nbsp; 51:51&nbsp; Pendengar\u00a0 Pria:\u00a0 Master\u00a0 sering\u00a0 mengatakan\u201c Pikiran tidak berubah dengan situasi \u201d , apakah<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[465,464,166,466,467,468],"class_list":["post-1550","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tanya-jawab-master-lu","tag-berubah","tag-pikiran","tag-sila","tag-situasi","tag-467","tag-468"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1550","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1550"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1550\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1635,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1550\/revisions\/1635"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1550"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1550"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1550"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}