{"id":1536,"date":"2021-05-17T22:04:46","date_gmt":"2021-05-17T15:04:46","guid":{"rendered":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/?p=1536"},"modified":"2021-05-18T18:19:16","modified_gmt":"2021-05-18T11:19:16","slug":"perbedaan-antara-didalam-5-bentuk-kemelekatan-dan-diluar-5-bentuk-kemelekatan-tumbuh-tumbuhan-termasuk-diluar-5-bentuk-kemelekatan-%e4%ba%94%e8%95%b4%e4%b9%8b%e4%b8%ad%e5%92%8c%e4%ba%94%e8%95%b4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/perbedaan-antara-didalam-5-bentuk-kemelekatan-dan-diluar-5-bentuk-kemelekatan-tumbuh-tumbuhan-termasuk-diluar-5-bentuk-kemelekatan-%e4%ba%94%e8%95%b4%e4%b9%8b%e4%b8%ad%e5%92%8c%e4%ba%94%e8%95%b4\/","title":{"rendered":"Perbedaan antara didalam lima bentuk kemelekatan dan diluar lima bentuk kemelekatan; tumbuh-tumbuhan termasuk diluar lima bentuk kemelekatan \u4e94\u8574\u4e4b\u4e2d\u548c\u4e94\u8574\u4e4b\u5916\u7684\u533a\u522b\uff1b\u690d\u7269\u5c5e\u4e94\u8574\u4e4b\u5916"},"content":{"rendered":"\n<p>shuohua20160603&nbsp; 01:08&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pendengar Pria:<\/strong> Halo Master! \u201cTerbebaskan dari 5 bentuk kemelekatan \u201d, apa perbedaan antara didalam 5 bentuk kemelekatan dan diluar 5 bentuk kemelekatan?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Master menjawab:<\/strong> Tentu saja ada perbedaan, \u201cterbebaskan dari 5 bentuk kemelekatan\u201d, terdiri dari kemelekatan terhadap \u201c bentuk\/rupa, perasaan, pemahaman, bentuk-bentuk pikiran, dan kesadaran\u201d. \u201cTerbebaskan dari 5 bentuk kemelekatan \u201d artinya anda harus berpikiran bahwa segala hal pada akhirnya adalah kosong dan tidak berguna. Coba anda pikirkan, berapa banyak hal yang telah kita pikirkan didunia ini? Pada akhirnya semuanya adalah kosong, banyak hal yang kita pikirkan sewaktu masa kecil. \u201d Bentuk\/rupa\u201d adalah banyak hal yang ada dalam kesadaran kita juga termasuk kosong, dikarenakan jika manusia meninggal, bagaimanapun, seseorang pada akhirnya akan menjadi kosong, setelah kosong, bukankah anda hidup didunia ini memiliki raga? Raga di dunia ini terhadap semua hal pada akhirnya akan meninggal juga, bukankah ini semuanya adalah kosong? Maka itu disebut rupa adalah kosong, dan kosong terhadap rupa, inilah konsepnya. Apa yang dimaksud dengan di luar 5 bentuk kemelekatan? Diluar 5 bentuk kemelekatan adalah sesuatu yang lebih tidak dapat dilihat. Misalnya 5 bentuk kemelekatan, anda mempunyai pemikiran dan hal-hal yang lain, akan tetapi \u201cdiluar\u201d artinya tidak ada sama sekali. Seperti mikroba, bukankah kebanyakan orang sering memberitahu kepada orang lain bahwa &#8220;tumbuhan juga memiliki kehidupan&#8221;, nyawa tumbuhan termasuk diluar 5 bentuk kemelekatan, dia tidak termasuk ke dalam 5 bentuk kemelekatan, sehingga tidak mempengaruhi kelangsungan hidupnya. Kemudian, meskipun merupakan mikroorganisme, ia juga memiliki nyawa, akan tetapi hidupnya tidak bisa merasakan dan tidak dapat menimbulkan perasaan, artinya berada didalam debu di seluruh dunia, dia tidak akan menyebabkan bahaya terhadap partikel psikis terbelah yang super-besar, dengan kata lain, tidak akan menyebabkan pengaruh buruk terhadap sebuah perasaan seseorang. Saya memberi sebuah contoh lagi, Misalnya, jika Anda melakukan rontgen, Saya bertanya apakah ada pengaruh buruk terhadap anda atau tidak? Pasti ada pengaruh buruk. Masalahnya adalah Anda melakukan rontgen dan menjalani operasi, tentu saja pengaruh buruk kedua ini tidaklah sama, tapi sinar-X juga akan berbahaya, saya bertanya kepada Anda apakah ponsel memiliki radiasi? (ada&#8230;. ada) baiklah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-audio\"><audio controls src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/shuohua20160603-01-08-\u4e94\u8574\u4e4b\u4e2d\u548c\u4e94\u8574\u4e4b\u5916\u7684\u533a\u522b\uff1b\u690d\u7269\u5c5e\u4e94\u8574\u4e4b\u5916-\u4f5b\u5b66\u95ee\u7b54-\u5fae\u5b98\u7f51.mp3\"><\/audio><figcaption>shuohua20160603&nbsp; 01:08 &#8211; Perbedaan antara didalam 5 bentuk kemelekatan dan diluar 5 bentuk kemelekatan; <br>tumbuh-tumbuhan termasuk diluar 5 bentuk kemelekatan <br>\u4e94\u8574\u4e4b\u4e2d\u548c\u4e94\u8574\u4e4b\u5916\u7684\u533a\u522b\uff1b\u690d\u7269\u5c5e\u4e94\u8574\u4e4b\u5916<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"689\" height=\"906\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-89.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1537\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-89.png 689w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-89-228x300.png 228w\" sizes=\"(max-width: 689px) 100vw, 689px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"689\" height=\"361\" src=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-90.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1538\" srcset=\"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-90.png 689w, https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/image-90-300x157.png 300w\" sizes=\"(max-width: 689px) 100vw, 689px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>shuohua20160603&nbsp; 01:08&nbsp; Pendengar Pria: Halo Master! \u201cTerbebaskan dari 5 bentuk kemelekatan \u201d, apa perbedaan antara<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[445,77,446,447,78,448],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1536"}],"collection":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1536"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1536\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1641,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1536\/revisions\/1641"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1536"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1536"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/xinlingfamenindonesia.org\/library\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1536"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}