Bagaimana bertahan dalam menekuni Dharma; tidak boleh mengendur/malas 如何坚持学佛; 不能懈怠

wenda20160318 19:11

Pendengar wanita: Master, bagaimana bisa bertahan dalam menekuni Dharma? Selama bertahun-tahun dan masih panjang lagi waktunya, kita harus terus menjaga setiap pikiran kita setiap hari, benarkah begitu?

Master menjawab: Benar, kamu tidak boleh mengendur/malas. Jadi, orang yang ingin menjadi Bodhisattva tidak boleh mengendur/malas. Banyak orang yang selamanya tidak akan mengendur, dia menonton dan mendengarkan rekaman Master setiap hari. Dia tidak mengendur, maka dia akan berhasil. Dalam acara beberapa kali terakhir, beberapa ibu tua pada akhirnya naik ke surga dan terbebas dari enam alam, ke Surga Barat (Alam Sukhavati).

Lihatlah kamu bahwa dia mendengarkan rekaman Master setiap hari, melafalkan paritta setiap hari, dan tidak pernah mengendur/malas dalam setiap hari, dan pada akhirnya ketika dia meninggal dunia, tubuh dan wajahnya tampak seperti orang yang masih hidup, tidak pucat, dan dia tidak ada rasa sakit sama sekali ketika meninggal, meninggal dalam tidur. Lihatlah, betapa bagusnya!

 Coba kamu katakan, siapa yang bisa meninggal saat tidur? Ini adalah berkah, benar-benar suatu berkah! (Benar, kita bisa menekuni Dharma adalah hal yang paling beruntung dalam hidup ini, dan bisa bertemu dengan seorang Master yang begitu baik, benar-benar berterima kasih kepada Guan Shi Yin Pu Sa, berterima kasih kepada Master). Kamu dapat mengenal ajaran Buddha Dharma di usia yang begitu muda, itu juga merupakan hasil pembinaan dirimu di kehidupan sebelumnya.

Lihat, gadis-gadis yang sebaya dengan kamu, yang sepanjang harinya makan, minum, dan bersenang-senang di luar, tidak ada pekerjaan yang tetap, berdandan seperti itu, apakah mereka akan dipandang baik oleh orang lain? (Dipandang rendah, tidak tahan orang seperti itu). Kamu adalah anak yang begitu baik dan patuh (saya merasa tubuh sangat panas sekarang.  Rambut saya rontok.  Kemarin setelah bertelepon dengan Master dan Master memberkati saya lalu rambut saya tidak rontok lagi) Haha, kamu ini anak yang cukup patuh, hanya saja harus berusaha lebih keras lagi. Di kehidupan sebelumnya, kamu adalah seorang anak suci yang di samping Bodhisattva, jadi pernikahan kamu di kehidupan ini akan lebih sulit (Master dulu mengatakan bahwa saya akan ditipu oleh orang lain di masa depan) Ya, kamu harus berhati-hati dalam hubungan asmara.