Berikrar dengan hati yang tulus dan ikhlas dapat memperoleh berkat yang besar; jangan sembarangan berikrar, para Dewa Pelindung Dharma akan menghukum jika tidak sanggup melaksanakannya 诚心诚意发愿会得到大加持;不要随便发愿, 做不到护法神会惩罚
wenda20170312A 46:51
Pendengar wanita: Master, dalam upacara pembukaan di Singapura Master mengatakan: “Terkadang kita tidak memiliki kesempatan untuk memperkenalkan Dharma secara tatap muka dengan makhluk yang tidak berjodoh, namun kita harus senantiasa secara diam-diam memiliki niat dan berikrar. Banyak orang mengatakan bahwa mereka tidak pandai berikrar. Master akan mengajari kalian, jika pembinaan diri kalian telah mencapai tingkat kesadaran tertentu, dan benar-benar ingin berhasil membina diri dalam satu kehidupan, Anda harus berikrar besar. Ikrar besar ini adalah “Semoga mereka juga bisa bertemu dengan ajaran Buddha Dharma di masa depan, semoga kelak ketika saya menjadi Buddha, mereka dapat menjadi anggota keluarga saya, sehingga saya dapat membimbing mereka dan menyelamatkan mereka.” Ada seorang teman se-Dharma yang tekun, dia ingin berhasil membina diri dalam satu kehidupan. Ketika dia memasang dupa di depan Bodhisattva, setiap kali dia berikrar tentang hal ini, air matanya tidak berhenti mengalir, bagaikan hujan yang turun, menangis hingga terisak-isak. Sebelumnya dia juga pernah berikrar “Sì hóng yuan – Sannāha-Sannaddha – Empat Ikrar Agung”. Mohon bertanya kepada Master, mengapa dia selalu begitu?
Master menjawab: Bodhisattva telah memberikan dia berkat yang besar (oh) harus benar-benar lakukan, jangan sembarangan berikrar. Saya tidak sarankan untuk sembarangan berikrar , jika tidak sangggup melakukannya, maka Dewa Pelindung Dharma akan menghukumnya. Dalam seminar Dharma ini orang-orang yang tulus dan ikhlas telah memperoleh berkat besar, ada orang yang pikirannya tidak konsentrasi dan tidak membina diri dengan baik, telah mendapatkan hukuman dari Dewa Pelindung Dharma. Demikian yang dapat saya sampaikan.


