Manfaat Melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen} 念《礼佛大忏悔文》作用的问题
Tanya Jawab Seputar Dharma
Tanya [23]: Master Lu, teman saya dan saya bersama-sama mengikuti Anda belajar melafalkan paritta. Setelah melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen}, teman saya bermimpi didatangi orang yang meminta paritta dan Xiao Fang Zi. Teman saya menjadi takut dan tidak berani untuk melanjutkan pelafalan. Bisakah Anda menjelaskan manfaat dari melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen}?
Jawab [23]:
- Ketika seseorang mencuri sesuatu, membunuh anjing, atau membunuh orang, atau melakukan kejahatan, akan ada semacam noda atau hawa hitam yang akan terbentuk dari dalam hatinya dan masuk ke dalam tubuh orang tersebut. Noda atau hawa hitam ini adalah karma buruk. Ketika Master mengatakan seseorang memiliki banyak hawa hitam pada totemnya, itu berarti orang ini telah melakukan banyak kesalahan atau kejahatan di kehidupan lalu dan kehidupan ini. Semakin banyak hawa hitam, maka kesehatan, karir dan pernikahan orang ini tidak akan berjalan dengan baik.
- Contoh sederhana: jika karma buruk diibaratkan sebagai bahan peledak, dan bahan peledak ini tertimbun banyak dalam tubuh seseorang, maka tunggu sampai semuanya tertimbun penuh, dengan kata lain dia sudah melakukan terlalu banyak kejahatan. Hanya perlu satu arwah asing untuk menyulutnya, ini berarti hari pembalasan orang ini sudah tiba. Semua bahan peledak di tubuhnya akan meledak, dan dia akan hancur berkeping-keping. Dengan kata lain, dia mungkin akan terdiagnosis menderita kanker atau penyakit mematikan lainnya, atau meninggal dalam kecelakaan mobil.
- Master jarang melihat totem seseorang bisa sangat bersih dan terang. Setiap orang memiliki banyak karma buruk, salah satu penyebab utamanya adalah karena sering berpikiran buruk, ingin mengambil keuntungan dari orang lain, tidak mau berdana, tidak memperlakukan orang lain dengan baik, tidak memiliki tubuh, mulut, dan pikiran yang bersih. Karma buruknya dari kehidupan yang lalu dan sekarang terus-menerus menumpuk dalam tubuhnya.
- Menghapus karma buruk dari tubuh kita dan menjaganya agar tetap bersih sangatlah penting. Cara terbaik untuk menghilangkan karma buruk adalah dengan melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen}, menghilangkan hawa hitam yang tertumpuk di sana sini. Ini sama seperti mengurangi jumlah bahan peledak dalam diri kita. Ketika Anda semakin bertambah usia dan bahan peledak tersebut semakin sedikit, maka semakin kecil akibat yang ditimbulkan, walaupun pada akhirnya mungkin akan meledak, akan tetapi efek sampingnya akan menjadi jauh lebih kecil.
- Kecuali orang-orang yang sudah diterawang totemnya oleh Master dan dipastikan perlu melafalkan beberapa kali {Li Fo Da Chan Hui Wen} terhadap bagian tubuh tertentu untuk menghapuskan karma buruknya, biasanya bagi orang lainnya, tidak disarankan untuk melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen} khusus untuk bagian tubuh tertentu.
- Ada banyak penyakit yang mungkin disebabkan oleh karma buruk, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, penyumbatan pembuluh di otak, jantung koroner, penyakit kulit, epilepsi, penyakit meniere (gangguan telinga bagian dalam yang ditandai dengan gejala vertigo, telinga berdengung, hilangnya pendengaran, dan rasa penuh di telinga), gangguan mental, dan lain sebagainya.
- Kembali ke pertanyaan Anda, terkadang pada saat melafalkan {Li Fo Da Chan Hui Wen} mungkin Anda akan memimpikan seseorang yang datang meminta paritta, atau bagian tubuh yang sedang Anda ingin hilangkan karma buruknya mulai terasa sakit, mungkin karma buruk Anda sedang berbuah. Segera lafalkan 4-7 lembar Xiao Fang Zi (jika masih belum sembuh, perlu ditambahkan jumlahnya sampai sembuh total), maka karma buruk di bagian tubuh ini mungkin sudah hilang, juga tidak akan terlalu bermasalah di hari tua nanti. Jika Anda baru akan melafalkan paritta saat sudah berumur lanjut, maka mungkin walau sudah melafalkan puluhan bahkan ratusan lembar Xiao Fang Zi juga belum tentu bisa menyembuhkannya.
- Jika karma buruk Anda bisa matang lebih awal adalah pertanda yang baik. Karena kekuatan arwah asing masih sangat lemah dan jumlah Xiao Fang Zi yang perlu Anda lafalkan akan lebih sedikit dibandingkan ketika karma buruk ini sudah matang, ini seperti penyakit yang mendapatkan pengobatan dini.
- Dalam {Li Fo Da Chan Hui Wen} tertulis, “Suo Zuo Zui Zhang, Jin Jie Chan Hui” (arti: saat ini saya menyesali segala karma buruk yang telah saya perbuat), ketika selesai mengucapkan kalimat ini sebaiknya bersembah sujud 1x (jangan bersembah sujud bila tidak memiliki altar). Bagian lainnya yang perlu bersembah sujud, bisa dilakukan dalam hati (dalam visualisasi) atau dengan menganggukkan kepala. Kalimat terakhir, “Na Mo Da Xing Pu Xian Pu Sa” harus dilafalkan 3x, kemudian berdiri tegak. Jika dilafalkan sambil berlutut, berarti lafalkan kalimat ini sebanyak 3x, baru berdiri.
- Bisa melafalkan paritta dengan cepat itu bagus, namun yang paling penting jangan sampai terlewatkan satu kata pun. Selain itu, nama besar Buddha atau Bodhisattva harus dilafalkan dengan jelas dan penuh hormat.



