Master Lu membahas tentang “Lima Sila Sepuluh Kebajikan” 卢台长谈 “ 五戒十善 ”

Guang Bo Jiang Zuo – 15

  • Keempat, tidak berbohong, jujur. Berbohong yaitu membodohi orang dengan menggunakan trik, menipu orang lain, berbohong, jelas-jelas adalah benar, namun ia mengatakan tidak, jelas-jelas adalah “tidak”, namun ia mengatakan benar. tidak berbohong yaitu harus jujur. Kita sebagai manusia harus menjauhi berbohong, harus jujur.
  • Kelima, tidak berlidah dua maka tidak ada benar-salah. Apa yang dimaksud dengan berlidah dua? Pada dasarnya lidah manusia hanya satu, berlidah dua adalah menyebarkan gosip yang menyebabkan perselisihan, merusak hubungan orang. Banyak orang yang tidak mengerti untuk menjaga karma ucapan, selalu berlidah dua, banyak kemalangan yang disebabkan oleh mulut, banyak orang yang membuat masalah yang seharusnya tidak ada, masalah ini diciptakan oleh dirinya sendiri, dan kerisauan dari gosip membuat orang lain gelisah, karena lidah yang tak terlihat itu setiap hari menyebarkan gosip, bahkan menciptakan pertengkaran antara dua pihak, ini adalah penyebab utama yang dapat mencelakai orang. Oleh sebab itu, orang yang mengadu domba harus sadar.
  • Keenam, tidak berkata buruk. Seorang peraktisi Buddhis tidak boleh menggunakan kata yang kasar memarahi orang dan menghina orang. Banyak orang suka marah orang, ada orang yang marah orang lain sampai leluhurnya 3 generasi pun ikut dimarahi, bermulut buruk sekali.  Coba kalian pikirkan, Jika dia salah melakukan sesuatu, anda telah memarahi Ayah Ibunya, anda telah memarahi Kakek Nenek dia, ini bukankah bermulut buruk/ ucapan buruk? Kita semua harus ingat, sering menyumpahi orang, berucapan buruk, dan melukai / memarahi orang lain hingga 8 generasi, dalam kitab Buddha ada mengatakan, yang bermulut buruk, akan ada balasan jadi binatang.
  • Ketujuh, tidak menggombal. Gombal adalah bermulut manis, asal berbicara dan kasar, mengucap kata-kata yang tidak senonoh, melihat orang lain anak gadis yang sopan, melihat orang lain anak laki laki yang sopan, dia berbicara sembarangan, mengucapkan kata-kata yang memalukan dengan orang lain, sehingga membuat orang lain timbul pikiran buruk, inilah yang disebut menggombal. Ada beberapa orang suka bercanda tentang hal yang tidak senonoh, ini juga akan ada balasan karma buruk. Demi menghibur diri, namun telah menyakiti orang lain, orang yang bercanda tentang hal yang tidak senonoh ini akan dipandang rendah oleh orang lain, bukankah seperti itu? Orang berperilaku sopan, orang seperti ini tidak akan dipandang rendah oleh orang lain dan dianggap rendah. Orang yang mulutnya suka mengucapkan kata-kata yang memalukan, orang lain tidak akan memandangnya, jadi orang harus mengerti etika. Kita harus mengatakan bahasa yang benar, kita harus menjauhi gombal, hati harus benar, harus santun, harus serius, harus berwibawa, maka Master menasehati para pendengar suara tertawa jangan kelewatan. Banyak wanita setelah suara tawanya kelewatan, maka dikatakan orang: menggombal, ada nada tak senonoh/ tidak sopan.