Penyebab Nasib tidak bisa menghindari cinta 命里总避不开爱情的原因
命里总避不开爱情的原因
wenda20150726A 46:27
Pendengar: Teman se-Dharma ingin menghindari cinta antara pria dan wanita, tetapi dalam nasibnya sering memiliki lawan jenis yang baik kepadanya, satu demi satu datang, apakah dia terlalu banyak berhutang pada orang lain?
Master menjawab: Bukan karena dia berhutang terlalu banyak kepada orang lain, mungkin saja orang lain terlalu banyak berhutang padanya, dan mereka semua datang untuk membayarnya kembali. Dia berhutang pada orang lain, dan orang lain berhutang kepadanya juga ada, orang seperti ini pasti terlalu berkuasa di kehidupan sebelumnya. Terlalu banyak berpacaran, karma buruk perasaan terlalu besar. Jadi banyak orang sampai sekarang masih tidak mencintai diri sendiri, dan merasakan diri “Oh, lihat saya begitu banyak lawan jenis mencari saya!” dan merasa berpuas diri, sebenarnya dia sangat menyedihkan. Karena kamu tahu bahwa orang yang jiwanya dikunci oleh perasaan cinta bagaikan orang yang berada di neraka dunia ini. (Mengerti. Master, seperti bintang film, banyak bintang film mengalami pernikahan yang buruk. Inilah alasannya, bukan?) Kamu tahu itu. Anda lihat, ada seorang wanita yang bermarga Zhang. Apakah Anda lihatlah pernikahannya menyedihkan tidak? Uang, uang ditipu oleh orang pria yang lebih muda, perasaan cinta tidak ada, berubah satu demi satu. Anda bilang dia tidak menderita? Harga dirinya sudah hilang, apakah dia tidak menderita? Dia dijadikan bahan gosip, apakah Anda tahu betapa sedihnya dia? (Iya. Uang dia begitu banyak uang, tetapi asmaranya tidak baik) tidak seperti yang anda pikirkan, terkadang beberapa aktor keluar berita, “wah! keluarganya harmonis.” wah, semua orang iri. Tahukah kamu dibalik itu pertengkarannya seperti apa? Apakah menurut Anda itu nyata? Yang benar adalah kita sebagai praktisi Buddhis, gembira sampai ke lubuk hati. Kita tidak memiliki kesombongan, betul tidak? Para aktor film itu, kalau dipikir-pikir, bagaimana tidak ada masalah? Bercanda! Mereka berpura-pura, sampai akhirnya tidak sanggup berpura-pura, akhirnya terekspos. Pada awalnya, saya tidak ingin membicarakan masalah keluarga. Siapa yang akan berkata, “Oh, saya akan bercerai. Aduh, saya punya masalah asmara.” Siapa yang akan katakan? (Ya, terima kasih Master welas asih memberikan wejangan!)
命里总避不开爱情的原因


